Wali Kota Tual Akan Tindak Tegas ASN yang Tidak Mau Divaksin Booster

Pemkot Tual akan mengeluarkan sanksi tegas bagi ASN yang tidak vaksin lanjutan atau booster.


Tual, suaradamai.com – Wali Kota Tual Adam Rahayaan menegaskan akan menindak secara tegas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak mau mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis 3 atau booster.

Hal itu ia tegaskan setelah melihat ada ASN yang terkesan acuh tak acuh terhadap program vaksinasi tersebut.

“Saya instruksikan kepada bapak dan ibu terutama terutama yang ASN, kewajiban kita sebagai ASN mendukung program pemerintah. Dan jika sudah dibuatkan jadwal bergiliran oleh Pak Sekda untuk vaksinasi, tolong diikuti, dipatuhi dan didengar, untuk kita melaksanakan itu,” tandas Wali Kota di Tual, Rabu (20/4/2022).

Wali Kota mengatakan, ia tidak segan-segan memberikan sanksi kepada ASN yang tidak taat pada program pemerintah itu. Sanksi, sambung Wali Kota, bisa berupa tidak diberi tugas melakukan perjalanan dinas ke luar daerah hingga penurunan pangkat.

“Siapa yang tidak melakukan vaksin booster itu, tidak usah diberikan tugas perjalanan dinas ke luar. Saya tadi juga sempat bertanya, kalau memang ada instrumen untuk ketentuan yang berlaku, tentang sanksi, kita terapkan sanksinya, bila perlu jika harus turun pangkat ya turunkan pangkatnya,” tegas Wali Kota.

Rahayaan menambahkan, program vaksinasi semata-mata manfaatnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh masing-masing orang, melindungi diri, keluarga, dan lingkungan dari ancaman virus. Sebab itu, ia harap ada kerja sama yang baik dari ASN.

Untuk diketahui, capaian vaksinasi dosis I di Tual hingga kini mencapai 64,75 persen.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU