Walikota: RRI Tual Harus Jadi Sarana Jembatan Pemkot dan Masyarakat

Lebih lanjut Rahayaan menegaskan kunjungan silaturahmi ini, diharapkan bukan sekedar sebuah seremoni belaka, tetapi LPP RRI Tual dapat menjadi sarana yang menjembatani kepentingan masyarakat dan pemerintah kota Tual, melalui acara-acara yang dikemas baik secara monolog maupun interaktif.


Tual, suaradamai.com – Kepala LPP RRI Tual Iwan Effendi S.Sos, M.Si bersama para pejabat struktural dan fungsional tertentu, melakukan kunjungan silaturahmi di ruang kerja Walikota Tual, Kamis (3/6/2021).

Dalam silaturahmi tersebut Iwan Effendi memperkenalkan diri secara resmi sebagai kepala LPP RRI Tual, setelah dilantik pada tanggal 4 Januari 2021.

“Kami baru sempat bertemu dengan Bapak Walikota, beberapa bulan ini sudah kami persiapkan, tetapi dengan kesibukan-kesibukan, sehingga baru hari ini kami hadir. Asli Saya dari Sumatera Selatan tapi kelahiran Lampung, saya memulai karir dari Lampung ke Jakarta terus ke Palembang, lalu kembali lagi ke Lampung, dan sekarang saya ditugaskan di Tual. Saya sendiri baru dilantik tanggal 4 Januari 2021 lalu,” ucap Iwan.

Kunjungan kepala LPP RRI Tual dan rombongan itu, disambut hangat Walikota Tual Adam Rahayaan S.Ag, M.Si. Rahayaan.

Adam mengatakan, pemerintah Kota Tual mengapresiasi kerjasama yang telah berlangsung selama ini dengan RRI, sehingga penting untuk dilanjutkan agar terjadi interaksi yang baik antara masyarakat dan pemerintah, termasuk kegiatan-kegiatan yang ada di wilayah pemerintahan.

“Kami apresiasi sekali kerjasama yang selama ini terjalin diantara Pemkot Tual dan RRI Tual, karena selama ini LPP RRI Tual setia mengabarkan kepada masyarakat terkait pelayanan pemerintah kota tual,” jelas dia.

Rahayaan menambahkan, tahun lalu ada program kerjasama yang dilakukan pemkot Tual dan LPP RRI Tual, dimana program siaran itu sangat penting bagi pemkot maupun masyarakat.

“Kami juga sudah pernah membuat kegiatan yang namanya rakyat bertanya pemerintah menjawab, karena rakyat juga punya hak untuk mengetahui apa-apa yang dilaksanakan oleh pemerintah.

“Bisa saja kita saling komplain seolah-olah masyarakat menuduh pemerintah daerah tidak pernah berbuat apa-apa, begitupun sebaliknya, ketika rakyat itu tidak puas, selalu akan melakukan aksi-aksi tidak puas, dalam bentuk kritikan kepada pemerintah,” ujar Adam.

Lebih lanjut Rahayaan menegaskan kunjungan silaturahmi ini, diharapkan bukan sekedar sebuah seremoni belaka, tetapi LPP RRI Tual dapat menjadi sarana yang menjembatani kepentingan masyarakat dan pemerintah kota Tual, melalui acara-acara yang dikemas baik secara monolog maupun interaktif.

Editor: Petter Letsoin


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU