Pertama di Malra, Kelompok Hidroponik Wearsten Gelar Panen Raya Kebun Sayur

Langgur, suaradamai.com – Kelompok Sayur Hidroponik Wearsten menggelar panen raya kebun sayur hidroponik dilaksanakan di Lokasi Hidroponik Wearsten, Kabupaten Maluku Tenggara. Sabtu (29/4/2023).

Ketua Kelompok Hidroponik Paulina Yeuyaan mengatakan sayuran merupakan salah satu vitamin yang sangat diperlukan melalui pengelolaan potensi sumber daya alam yang efektif dalam memajukan perekonmian, sehingga diharapkan masyarakat mampu menanamnya sendiiri di pekarangan rumah. Bisa dikonsumsi tanpa harus membeli dan bisa dijual. Dari pendapatan penjulan itulah akan digunakan untuk membeli bibit yang baru.

Menurut Paulina hal ini menjadi tantangan untuk menciptakan inovasi bertanam di lahan yang terbatas.

“Bagaimana mengoptimalkan lahan terbatas dengan menanam komoditas sayur-mayur yang unggul dan berkualitas, program ini merupakan hal yang baik dalam mendukung kemandirian pangan yang secara otomatis berdampak positif pada sektor lain seperti peningkatan pendapatan perekonomian terlebih untuk masyarakat kecil, ” ungkap Yeuyaan.

Diakhir sambutannya ia mengucapkan terima kasih bagi pemilik aspirasi bidang pertanian Anggota DPR RI Abdullah Tuasikal dari Fraksi Partai Nasdem, yang telah memberikan bantuan berupa 7 buah rumah hidroponik. Ungkapan terima kasih yang sama kepada penata ahli DPR RI Antonius Watratan selama proses pendampingan dan pengarahan kelompok hidroponik Wearsten.

Selanjutnya pembukaan panen raya ditandai dengan pengambilan satu buah pohon sawi oleh Anggota DPD Partai Nasdem Rival Sether sebagai perwakilan dari pemilik aspirasi pertanian Abdullah Tuasikal.

Diketahui Beberapa produksi yang disediakan antara lain Sayur Selada Hijau dengan harga Rp. 15.0000 per pohon, Sawi Shinta seharga Rp. 5.000 per pohon, dan Sayur Packcoy dengan harga Rp. 5.000 per pohon.

Kelompok Hidroponik Wearsten ini dikelola langsung oleh Pengurus Koperasi Dab. Tukraw

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Molo Sabuang untuk Karawai-Dosinamalu disaksikan Bupati Kaidel dan Masyarakat Aru

Bupati Kaidel mengembalikan keputusan adat ini kepada Dewan Adat...

Legislator Roland Kasihiw: PDIP Berdiri Teguh Bersama Rakyat, Tolak Pilkada Lewat DPRD

"PDI perjuangan menolak Pilkada dipilih oleh DPRD, karena kedaulatan...

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...