Sambangi Polres Malra, Warga Minta Polisi Segera Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Watkidat

“Katong berharap kepada kepolisian, bahwa kasus ini jangan ditunda-tunda. Karena masyarakat sudah resah dengan kasus yang ada di Ohoi Watkidat,” ujar Abdulrahman Difinubun, pelapor, yang juga adalah anggota BPOS Ohoi Watkidat.


Langgur, suaradamai.com – Sekelompok warga dari Ohoi/Desa Watkidat, Kecamatan Kei Besar Selatan Barat, menyambangi Kepolisian Resor Maluku Tenggara (Polres Malra), Rabu (19/2/2025).

Sekelompok warga yang terdiri atas perangkat ohoi, Badan Pemusyawaratan Ohoi Soa (BPOS), dan masyarakat itu, meminta polisi agar segera mengusut kasus dugaan korupsi dana desa Watkidat.

“Katong berharap kepada kepolisian, bahwa kasus ini jangan ditunda-tunda. Karena masyarakat sudah resah dengan kasus yang ada di Ohoi Watkidat,” ujar Abdulrahman Difinubun, pelapor, yang juga adalah anggota BPOS Ohoi Watkidat.

Difinubun mengaku, dalam minggu ini pihaknya sudah dua kali menyambangi Polres Malra dan baru kali ini dapat bertemu langsung untuk menyampaikan keluhan ke polisi.

“Ini masalah kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana desa, terus BLT, terus ditambah dengan gaji-gaji perangkat, terus ditambah lagi dengan pajak [dana desa],” jelas Difinubun soal ihwal yang mereka persoalkan.

Sementara itu, Sulaiman Fakoubun, yang juga adalah perangkat Ohoi Watkidat, juga meminta Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk mendukung proses hukum di Polres Malra.

“Ini dugaan penyalahgunaan dana desa dari tahun 2022 dan 2023. Kalau 2024 belum [dilaporkan]. Kami juga menghitung kerugian, sekitar Rp600 juta,” ungkap Fakoubun.

Sebagai informasi, Inspektorat Maluku Tenggara telah menyerahkan dokumen hasil audit investigasi terkait laporan masyarakat tersebut kepada Polres Maluku Tenggara.

“Di dalamnya juga ada Perhitungan Kerugian Negara (PKN),” ungkap Plt. Kepala Inspektorat Malra Silver M. Laetemia melalui pesan WhatsApp.

Editor: Labes Remetwa

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...