Polikant Dampingi UMKM CrisLea di Ohoi Namar, Perkuat Manajemen dan Pemasaran Produk Abon Ikan

Tim PKM Polikant berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan usaha perikanan di wilayah Kepulauan Kei.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) mendampingi UMKM CrisLea di Ohoi/Desa Namar, Kabupaten Maluku Tenggara, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Kegiatan bertajuk Penguatan Manajemen Usaha Pengolahan Abon Ikan Kakap Merah Sebagai Produk Unggulan Pada Kelompok CrisLea di Ohoi Namar Kabupaten Maluku Tenggara ini, bertujuan meningkatkan kapasitas manajemen usaha dan strategi pemasaran mitra.

Tim PKM dari Program Studi Agribisnis Perikanan (AGP) ini terdiri Ketua Siska D. Rahakbauw, SE., MSA bersama anggota Meyske A. Rahantoknam, SE., M.Si dan Anna K. Ngamel, S.Pi., MP, serta melibatkan dua mahasiswa Program Studi AGP.

Dalam program tersebut, tim memberikan pelatihan pencatatan keuangan sederhana, promosi digital berbasis media sosial, serta membantu penyediaan desain label dan etalase produk.

Pendampingan juga dilakukan agar mitra mampu mengelola usaha secara lebih profesional dan mandiri.

Program ini dilatarbelakangi sejumlah kendala yang dihadapi UMKM KrisLea, seperti belum adanya pembukuan yang baik, manajemen usaha yang belum tertata, minimnya promosi, belum tersedianya etalase yang sesuai, serta kemasan produk yang belum optimal.

Kegiatan PKM telah berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Februari 2026.

“Kegiatan pelatihan sudah dilakukan, dari manajemen usaha dan keuangan, dan bagaimana melakukan display produk, dan memberikan bantuan,” ujar Ketua Tim, Siska Diana Rahakbauw, dalam wawancara via telepon, Kamis (16/4/2026).

Tampak depan usaha kelompok UMKM CrisLea di Ohoi Namar, Kabupaten Maluku Tenggara. (istimewa)
Tampak depan usaha kelompok UMKM CrisLea di Ohoi Namar, Kabupaten Maluku Tenggara. (istimewa)

Rahakbauw berharap program ini dapat mendorong UMKM CrisLea menjalankan usaha dengan lebih baik ke depan.

Pendampingan dari Polikant juga terus dilakukan secara berkala.

“Minggu kemarin kami baru turun untuk monitoring kembali usaha. Ternyata mereka tetap melakukan kegiatan usaha. Memang bulan Januari-Maret ini kan ikan lagi mahal, tapi mereka tetap berupaya untuk produksi walaupun jumlahnya sedikit,” ungkap Rahakbauw.

Saat ini, pemasaran produk CrisLea tidak hanya terbatas di dalam daerah, tetapi juga mulai menjangkau luar daerah.

Dengan dukungan media sosial yang dibuatkan oleh tim, diharapkan produk tersebut dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

Rahakbauw mengatakan, pihaknya menargetkan UMKM CrisLea menjadi lebih mandiri, termasuk dalam pengurusan izin usaha seperti sertifikasi halal dan perizinan lainnya.

“Kita lihat progresnya. Kalau memang berkelanjutan, kemungkinan pendampingan akan terus berlanjut ke tahap berikutnya, di tahun depan,” jelas Rahakbauw.

Selain itu, berdasarkan hasil survei, terdapat usaha abon ikan lain di Ohoi/Desa Ngilngof yang berpotensi untuk dikembangkan melalui program serupa.

“Kalau diberikan kesempatan, kami akan bermitra dengan mitra yang lain di Maluku Tenggara dan Kota Tual,” kata Rahakbauw.

Rahakbauw mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan usaha perikanan di wilayah Kepulauan Kei.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Politeknik Perikanan Negeri Tual


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Festival SASI 17-18 April: Ada Pasar Kreatif Lokal Aru hingga Pertunjukan Seni

Yuk berkunjung ke Festival SASI, jangan lupa borong produk-produk...

462 Calon Jemaah Haji Ambon Ikuti Manasik, Wawali Tekankan Kesiapan Ibadah

“Manasik haji ini adalah simulasi yang dibuat mendekati kondisi...

Kominfo Maluku Dorong Integrasi Data Lewat Uji Coba Lawamena Satu Data

Pemerintah Provinsi Maluku menargetkan kesiapan data sektoral mencapai 100...

Sukacita Perayaan HUT ke-20 Majelis Daerah GPKAI Teluk Bintuni: Dua Pendeta Baru Ditahbiskan

Sukacita menyelimuti Tuhiba saat 34 pasangan mengikat janji suci...