Bosko Rahawarin: Kita Masih Malu-malu

Bagi Bosko, dinas teknis harus meyakinkan DPRD tentang arah pengembangan pariwisata.


Langgur, suaradamai.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Yohanis Bosko Rahawarin mengkritik Dinas Pariwisata saat sidang Pansus Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2020, Jumat (23/4/2021).

Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, Kabupaten Maluku Tenggara mengandalkan dua leading sector pembangunan yaitu perikanan dan pariwisata.

Bosko mengatakan, sektor unggulan sepatutnya memiliki perencanaan dan membutuhkan penganggaran yang lebih untuk pengembangan sektor tersebut, sehingga mampu memberikan kontribusi bagi daerah.

Khusus untuk sektor pariwisata, Bosko mengatakan, daerah masih malu-malu dan tidak berani memberikan anggaran yang besar.

“Tiap tahun kita bangga, punya pulau yang indah, mendapat penghargaan tetapi tidak berani untuk memberikan intervensi terhadap pariwisata. Dengan anggaran satu atau dua miliar ini untuk apa? Kata Bosko dengan maksud bahwa anggaran itu terlalu kecil.

Di sisi lain, Politisi PAN itu juga dengan tegas meminta sekaligus bertanya tentang gagasan pariwisata kedepan. Bagi Bosko, dinas teknis harus meyakinkan DPRD tentang arah pengembangan pariwisata. Sehingga nanti DPRD berani memberikan rekomendasi yang cukup keras kepada pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran lebih.

“Percuma jika ada anggaran tapi tidak ada gagasan, ini harus berjalan seimbang,” pungkas dia.

Dikarenakan sidang diskors dan akan dilanjutkan pukul 21.00 WIT, Bosko harap Kepala Dinas Pariwisata dapat mempresentasikan gagasan ataupun rancangan pariwisata dengan baik kepada DPRD.

Editor: Labes Remetwa


“Percuma ada anggaran tapi tidak ada gagasan, ini harus berjalan seimbang,” pungkas Bosko.


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Ads

Populer

Artikel terkait

Wali Kota Ambon: Natal Sejati Hadirkan Kasih dan Damai, Safari Natal Perkuat Toleransi

Wattimena mengatakan, Safari Natal merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah...

Giliran Indonesia Batasi Akses Medsos bagi Anak Usia 13-16 Tahun Mulai Maret 2026

“Tahun depan bulan Maret sudah mulai bisa kita laksanakan...

Fun Run HUT ke-22 Kepulauan Aru, Djumpa-Sihite Gelorakan Semangat Bangun Aru

Wakil Bupati, Muhammad Djumpa, Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert...

Empat Isu Strategis Soal Perempuan Asli Papua Jadi Pembahasan Utama dalam Kunker MRPB

Kunker yang berlangsung di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat,...