Dua Tahun Pemerintahan MTH-PB, Apa yang Sudah Dibuat?

Misi I. Mengoptimalkan kinerja dan kapasitas pemerintahan Kabupaten Maluku Tenggara

Misi ini diwujudkan melalui pencapaian indikator kinerja antara lain index reformasi birokrasi, index kepuasan masyarakat, pengelolaan keuangan daerah, nilai akuntabilitas kinerja, LPPD, dan IDM.

Index reformasi birokrasi Kabupaten Maluku Tenggara pada tahun 2017 sampai 2020 berada pada angka 49 persen. Pemkab Malra mendapat penghargaan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas pelaksanaan tes CPNS menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Untuk indeks kepuasan masyarakat pada tahun 2017 dan 2018 berada pada angka 73,84 persen, dikategorikan kurang baik. Pada tahun 2019, meningkat menjadi 78,42 persen dan dikategorikan baik.

Terkait pengelolaan keuangan daerah, Pemkab Malra mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dimana hal ini mampu dipertahankan dari periode sebelumnya hingga saat ini.

Nilai akuntabilitas kinerja pemerintah pada tahun 2017 adalah 55,82 persen dan meningkat pada tahun 2018 dan 2019 menjadi 58,68 persen. Sehingga mendapat predikat CC.

Sedangkan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD) yang merupakan laporan atas keseluruhan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat dalam kurun waktu satu tahun. Tahun 2017 LPPD Malra memperoleh nilai 2,73 dan berada pada kategori tinggi. Meningkat pada tahun 2018 menjadi 2,83 persen, berada pada kategori tinggi dan mendapat penghargaan dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku.

Untuk index desa membangun (IDM) di tahun 2017 terdapat 1 desa mandiri, 3 desa maju, dan 26 desa berkembang. Pada tahun 2019, ada 1 desa mandiri, 4 desa maju, dan 56 desa berkembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!
× Ada yang bisa dibantu?