Formasi CPNS 2022 di Bintuni, 80 Persen untuk Anak Asli Papua

Permintaan PPPK untuk tahun 2022 di Kabupaten Teluk Bintuni lebih banyak dari CPNS.


Bintuni, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni membijaki jumlah Formasi CPNS tahun 2022 sebagian besar untuk Anak Asli Papua, yakni sebesar 80 persen. Sementara 20 persen untuk non-Papua.

Meski demikian, Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw menegaskan, seleksi kali ini tetap diperketat sehingga peserta yang lolos Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus memenuhi passing grade (ambang batas).

“PNS murni hasil akan lebih ketat, dibanding dengan seleksi PPPK. Sehingga sistem seleksi tentu berdasarkan passing grade,” jelas Bupati Kasihiw dalam apel di Kantor Bupati setempat, Jumat (8/4/2022).

Kuota CPNS tahun 2022 untuk Kabupaten Teluk Bintuni adalah 302 Formasi. Sementara PPPK sebanyak 546 formasi.

Bupati Kasihiw menambahkan bahwa kuota tersebut ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), dengan mempertimbangkan kebutuhan daerah dan seleksi CPNS tahun sebelumnya.

Bupati Kasihiw menambahkan, apabila ada kekosongan formasi dalam seleksi kali ini, pihaknya akan melaporkan ke Kemenpan RB untuk formasi tersebut diisi oleh Anak Asli Papua.

Selain itu, bagi tenaga Honorer K2 yang bekerja di atas 5 – 10 tahun dan usianya mencapai 35 tahun, langsung dijadikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pembayaran upah honorer berdasarkan SK kepala dinas

Bupati Kasihiw mengatakan, Pemkab sementara memverifikasi kembali SK honorer, termasuk PPPK Guru.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pembayaran upah honorer tenaga pendidikan dan kesehatan, termasuk honorer daerah di seluruh OPD.

Pembayaran itu, kata Bupati, dilakukan berdasarkan SK kepala dinas terkait dengan menggunakan desposisi Bupati.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU