Hadiri Raker Bupati se-Papua Barat, Bupati Manibuy Sampaikan 11 Usulan Prioritas

Bupati Yohanis Manibuy menegaskan bahwa forum ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan arah kebijakan pembangunan, khususnya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan.


Manokwari, suaradamai.com – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menghadiri Rapat Kerja (Raker) Bupati se-Papua Barat yang berlangsung di Manokwari, Kamis (16/4/2026).

Rapat yang dipimpin Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan bersama Sekretaris Daerah Ali Baham Temongmere ini bertujuan menyinkronkan program pembangunan tahun 2026 di seluruh wilayah Papua Barat.

Dalam keterangannya kepada awak media, Bupati Yohanis Manibuy menegaskan bahwa forum ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan arah kebijakan pembangunan, khususnya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni siap bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang adil dan berkelanjutan, guna mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pada forum tersebut, Bupati Manibuy menyampaikan sedikitnya sebelas usulan prioritas pembangunan daerah. Beberapa di antaranya meliputi permintaan dukungan pembangunan Pelabuhan Muturi, program prioritas pembangunan pelabuhan dan bandara, serta revisi Perdasus Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dalam kerangka Otonomi Khusus.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap pengelolaan SMA/SLTA yang direncanakan menjadi kewenangan kabupaten, percepatan Participating Interest (PI) 10 persen Genting Oil, serta pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang masuk dalam peta jalan provinsi.

Tidak hanya infrastruktur, sektor dasar seperti penyediaan air bersih dan pengembangan energi listrik terbarukan turut menjadi perhatian yang diusulkan dalam rapat tersebut.

Bupati juga meminta dukungan penempatan pengawas tenaga kerja dari Disnakertrans Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni. Hal ini dinilai penting untuk memastikan perusahaan-perusahaan migas, termasuk para subkontraktor, memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal.

Melalui forum ini, diharapkan terjadi sinkronisasi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung pada masyarakat.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Restorasi Terumbu Karang Pulau Bair, Ikhtiar Mengembalikan Surga Bawah Laut Kepulauan Kei

Di balik pesona Pulau Bair yang memikat wisatawan, tersimpan...

Pemkot Ambon Siapkan Tender Pemeliharaan Jalan Bentas, Anggaran Capai Rp1 Miliar

"Kegiatan pemeliharaan Jalan Bentas sudah dianggarkan pada Tahun Anggaran...

Pemkab Teluk Bintuni Berangkatkan 26 Pelajar OAP Program Afirmasi

Puluhan anak asli Papua dari Teluk Bintuni resmi diberangkatkan...

Hari Anak Nasional, Lima Anak Binaan LPKA Ambon Terima Pengurangan Masa Pidana

"Setiap anak adalah amanah sekaligus aset strategis bangsa. Kasih...