Harumkan Daerah hingga Nasional Lewat Paskibraka, Kaidel: Inspirasi Bagi Anak-Anak Aru

Keberhasilan ini membuktikan bahwa talenta dari daerah terluar seperti Kepulauan Aru mampu bersaing di tingkat nasional.


Dobo, suaradamai.com  – Prestasi gemilang kembali ditorehkan putra-putri terbaik Kepulauan Aru, Maluku.

Samuel Frangki Balsala, siswa SMA PGRI Dobo telah selesai bertugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025 mewakili Maluku.

Bersama Inggrid Christiani Nahak dari SMA Negeri 2 Ambon, Samuel bersama rekan-rekan Paskibra lainnya dari seluruh Indonesia mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Istana Negara, 17 Agustus lalu.

Sementara itu, Grace De Fretes, perwakilan Aru lainnya juga berprestasi sebagai anggota Paskibraka Provinsi Maluku 2025.

Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, bersama Wakil Bupati Muhammad Djumpa menyambut hangat Samuel dan Grace di kantor bupati baru-baru ini.

Dalam pertemuan tersebut, Kaidel menyampaikan kebanggaannya atas prestasi keduanya.

“Semoga menjadi inspirasi bagi banyak anak-anak Kabupaten Kepulauan Aru,” ucap Kaidel.

Kaidel berharap ini menjadi inspirasi dan semangat untuk anak-anak lainnya meraih cita-cita.

“Sukses untuk kalian berdua dan bagi anak² lain yang ingin menggapai cita-cita yang lebih tinggi,” imbuh Kaidel, menekankan bahwa prestasi ini dapat memotivasi generasi muda Aru untuk terus berjuang meraih mimpi.

Keberhasilan Samuel merupakan kebanggaan besar bagi Kepulauan Aru, sekaligus menandai kembalinya nama daerah ini di kancah nasional setelah terakhir kali diwakili oleh Leonora Orun dari SMA 3 Pulau-Pulau Aru pada 2013.

Samuel, yang lahir di Merauke pada 16 September 2007 dari pasangan Jerson Balsala dan Orpa Laleat mengaku hanya bermodalkan tekad kuat dan dukungan doa keluarga.

“Modal yakin saja, saya bakal tembus sebab sudah sejak awal saya persiapkan diri, meskipun banyak tantangan,” ungkap Samuel dalam keterangannya, diterima Suara Damai (14/8).

Proses seleksi yang dijalani Samuel tidaklah mudah. Ia harus melewati tahapan ketat mulai dari tingkat kabupaten, yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dengan tiga tes utama: Pengetahuan Umum, Wawasan Kebangsaan, dan Kesamaptaan.

Setelah lolos, Samuel melanjutkan perjuangan di tingkat provinsi dan nasional. Seleksi nasional, yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 25-29 Juni 2025 di Jakarta, mencakup pemeriksaan kesehatan, verifikasi Peraturan Baris Berbaris (PBB), psikotes, serta penilaian minat dan bakat.

Dari lebih dari 130 ribu pendaftar se-Indonesia, Samuel berhasil memenuhi standar ketat BPIP.

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi dalam keterangannya menegaskan bahwa seleksi Paskibraka Nasional 2025 dilakukan secara berjenjang, transparan, dan objektif.

“BPIP memastikan seluruh proses seleksi di tingkat kabupaten, kota, hingga pusat memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa talenta dari daerah terluar seperti Kepulauan Aru mampu bersaing di tingkat nasional.

Seleksi Paskibraka Provinsi Maluku 2025 diikuti 20 peserta dari 10 kabupaten/kota, kecuali Kabupaten Seram Bagian Timur, pada 3-5 Juni 2025 di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon.

Proses seleksi berbasis aplikasi digital ini mencakup penilaian administrasi, Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Intelegensia Umum, kesehatan, parade, PBB, kesamaptaan, dan kepribadian.

Tim seleksi melibatkan TNI/Polri, tenaga kesehatan, akademisi, dan Purna Paskibraka.

Kisah mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Maluku untuk terus bermimpi besar dan berjuang meraih cita-cita, menunjukkan bahwa tidak ada batasan bagi mereka yang bertekad kuat.


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Kepulauan Aru


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...