Komisi I Ungkap Radio Harmoni IAIN Ambon Tidak Beroperasi

Padahal izin operasi masih berlaku hingga 22 November 2021.


Ambon, suaradamai.com – Komisi I DPRD Provinsi Maluku dalam agenda pengawasannya, menemukan berbagai persoalan. Salah satunya adalah Radio Harmoni Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon yang sejak 2017 hingga saat ini tidak lagi beroperasi.

“Kami di Komisi I dalam agenda pengawasan di Kota Ambon, bentuk tiga tim pengawasan yang masing-masing dipimpin Amir Rumra, Yance Weno dan Elwen Roy Pattiasina. Pak Yance baru selesai pengawasan dari Kabupaten Buru dan langsung menyesuaikan turun ke Radio Harmoni. Radio itu sejak tahun 2017 hingga saat ini  tidak lagi aktif. Kami sudah peringatkan mereka (IAIN Ambon), kalau tidak beroperasi, izin operasinya akan dicabut,” ungkap Anggota Komisi I, Benhur Watubun, kepada awak media, Selasa (2/3/2021).

Benhur menambahkan, fungsi Radio Harmoni bukan saja sebagai laboratorium praktek mahasiswa, tetapi juga sebagai fungsi sosial dalam bentuk siar atau sarana dakwah. Ternyata, lanjut Benhur, sejak terjadinya gempa bumi di Kota Ambon, pihak IAIN tidak lagi melakukan perbaikan radio tersebut.

Sementara itu, perpanjangan izin operasional radio Harmoni IAIN Ambon baru akan habis pada 22 November 2021.

“Nah, saya mendesak kepada pihak IAIN Ambon dan saya minta khusus perhatian saudara Rektor untuk bisa lebih memperhatikan sungguh radio ini untuk bisa diaktifkan kembali. Kalau tidak, kami akan rekomendasikan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Maluku untuk mencabut izinnya dan tidak lagi beroperasi,” tegas Benhur.

Benhur menambahkan, Radio Komunitas di Maluku hanya ada tiga, yakni di IAIN Ambon, Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) dan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon.

Jika pihak kampus hijau itu cuek, lanjut Benhur, maka izin operasi radio dicabut dan akan direlokasi ke SMK Muhamadiyah Ambon.

“Jadi sekali lagi saya ingatkan dan menjadi perhatian dari pada pimpinan Universitas dan pimpinan Fakultas Ushuluddin, agar jangan mereka hanya berfikir yang lain, tapi bagaimana bisa berfikir soal peningkatan Sumber Daya Manusian (SDM), berfikirlah soal media, karena ini laboratorium untuk praktek mahasiswa, jadi kita berfikirlah yang positif,” cetus Benhur.

Editor: Labes Remetwa


Jika pihak kampus hijau itu cuek, maka izin operasi radio dicabut dan akan direlokasi ke SMK Muhamadiyah Ambon.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU