Komisi III DPRD Maluku Dorong Pempus Atasi Kerusakan KMP Masela

KMP Masela sementara mangkrak di PT Dok dan Perkapalan Wayame, Ambon.


Ambon, suaradamai.com – Menindaklanjuti laporan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Komisi III DPRD Maluku berkomitmen mendorong pemerintah pusat (Pempus) untuk mengatasi kerusakan yang dialami KMP Masela.

“Nantinya Komisi III akan merekomendasikan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) agar menyerahkan kembali kepada Pempus melalui BPTD untuk diperbaiki,” kata Ketua Komisi III Richard Rahakbauw, kepada awak media, Rabu (17/2/2021).

Sebelumnya, Kadishub MBD Herdy Ubro melaporkan bahwa hingga saat ini KMP Masela sementara mangkrak pada PT Dok dan Perkapalan Wayame, Ambon.

Anggaran untuk perbaikan berasal dari APBN melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXIII Provinsi Maluku. Mekanismenya, BPTD melakukan perbaikan, selanjutnya menyerahkan kepada Pemerintah Provisi Maluku.

“Terserah Pemerintah mau menyerahkan kepada kabupaten mana. Semua tergantung dari Pemerintah Provinsi Maluku setelah selesai perbaikan,” terang Richard.

Terpisah, Sekretaris Komisi III DPRD Maluku Rovik Afifudin mengaku tidak setuju kalau KMP Masela harus  ditarik ke Pusat, sebab Maluku masih sangat membutuhkan banyak kapal.

“Hal ini bisa menunjukkan ketidakmampuan pemerintah kabupaten. Kalau bicara tarik, harus sebenarnya ditarik oleh pemerintahan provinsi, karena Memorandum of Understanding (MoU) lewat Pemerintah Provinsi Maluku,” jelasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Maluku, Anos Yeremias, menilai Pemda MBD tidak becus mengelola KMP Masela, sehingga sangat prihatin  dan sempat kaget melihat KMP Masela yang terbangkali dan karam di lokasi Dok Perkapalan Wayame.

KMP tersebut, kata Anos, merupakan aset milik Pemda MBD yang dikelola Badan Umum Milik Daerah (BUMD) PT Kalwedo, namun karena tidak memiliki manajemen yang profesional juga tidak mampu mengatasi KMP, akhirnya rusak dan tidak lagi melayani masyarakat MBD.

“Waktu kemarin ketika kami mengunjungi KMP Sabuk 72 dan KMP Sabuk 71 ternyata memang kondisi kapal itu juga sudah nyaris tenggelam, nasibnya hampir sama dengan KMP Masela,” ungkap Anos.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...