Peringati Hari Masyarakat Adat, OMK Bintuni Tanam Mangrove di Masina

Puluhan anak muda Katolik turun ke Kampung Masina, menanam bibit mangrove sambil menyerukan pelestarian adat dan lingkungan.


Bintuni, suaradamai.com Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Yohanes Bintuni menggelar kegiatan penanaman bibit mangrove di Kampung Masina, Kabupaten Teluk Bintuni, Sabtu (8/8/2026), dalam rangka memperingati Hari Internasional Masyarakat Adat 2026.

Kegiatan ini diikuti sekitar 45 peserta dari kalangan OMK dan masyarakat setempat.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Pastoral Paroki Santo Yohanes Bintuni, Pius Motombrie. Ini merupakan kali kedua OMK Paroki Santo Yohanes Bintuni menggelar peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat di Kampung Masina, setelah tahun lalu menyelenggarakan seminar bertema wilayah adat sebagai fondasi ketahanan pangan.

Selain penanaman mangrove, peserta juga mengikuti tur menyusuri Kampung Masina untuk mengenal potensi alam dan kehidupan masyarakat setempat. Para peserta terpantau antusias menanam bibit mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Ketua OMK Paroki Santo Yohanes Bintuni, Rivaldo Wanusoba, berharap kegiatan serupa dapat berlanjut dan melibatkan masyarakat secara lebih luas.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan ke depannya. Jika memungkinkan, kegiatan untuk memperingati Hari Internasional Masyarakat Adat dapat mendapat dukungan melalui kebijakan daerah, sehingga tidak hanya dirayakan oleh Orang Muda Katolik, tetapi juga dapat menjadi momentum bersama seluruh masyarakat Teluk Bintuni untuk menghormati, menjaga, dan melestarikan adat serta budaya,” ujar Rivaldo.

Sekretaris Komda, Manfret Jeffry Yerkohok, mengajak masyarakat menjaga lingkungan melalui aksi nyata.

“Mari kita menanam mangrove, karena menanam mangrove berarti menanam harapan untuk masa depan,” kata Manfret.

Pastor Yohanes Kaki, O.Carm., turut mengapresiasi langkah OMK yang berpartisipasi dalam peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat melalui kegiatan berorientasi pelestarian lingkungan.

Ia berharap kegiatan itu mendorong lebih banyak masyarakat menyadari pentingnya menjaga alam dan melestarikan kawasan mangrove.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian OMK terhadap pelestarian alam, adat, dan budaya. Penanaman mangrove juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Kampung Masina sebagai kampung wisata mangrove yang hingga kini masih terjaga keasriannya.

OMK Paroki Santo Yohanes Bintuni menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kampung Masina yang telah menerima dan memberi kesempatan kepada peserta untuk mengenal serta berkeliling wilayah kampung tersebut.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni


Bagikan:

spot_img

Populer

Artikel terkait

Polikant Gandeng Ohoi Namar Berdayakan UMKM Enbal Semprong

Sepuluh mahasiswa Polikant akan dampingi Audin Snack benahi manajemen...

52 Regu Ramaikan Gerak Jalan Indah HUT ke-81 RI di Bintuni

Peserta dari dua arah berbeda bertemu di garis finis...

Jaga Daya Beli dan Kondusivitas, Pemkot Ambon Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

“Kegiatan hari ini bukan semata soal beras atau minyak...

Wali Kota Ambon Minta Generasi Muda Kritis secara Santun: Kritik Pemerintah dengan Etika, Bukan Caci Maki

Wattimena mengibaratkan tata kelola pembangunan Kota Ambon seperti sebuah...