Selasa, September 29, 2020
Beranda Maluku Tenggara Mengapa Tempat Parkir di Ngurbloat Jauh dari Bibir Pantai?

Mengapa Tempat Parkir di Ngurbloat Jauh dari Bibir Pantai?

“Sudah saatnya Ngurbloat naik kelas,” ujar Ronal.


Langgur, suaradamai.com – Tidak sedikit orang yang mengeluh terkait tempat parkir kendaraan di lokasi wisata Ngurbloat, Ohoi Ngilngof Kecamatan Manyeuw Kabupaten Maluku Tenggara.

Pantauan suaradamai.com, dalam diskusi-diskusi di media sosial, ada pihak yang mengeluh karena tempat parkiran terlalu jauh. Bahkan ada yang menuding, lokasi tempat parkir yang jauh membuat jumlah kunjungan wisatawan turun.

Baca juga: Kelola Destinasi Wisata, Dispar Tual Siapkan SDM yang Terampil, Profesional, dan Mandiri

Terkait menurunnya kunjungan wisatawan, Ketua Badan Pengelola Destinasi Ngurbloat Ronal Tethool angkat bicara. Menurutnya, kondisi Pandemi Covid-19 lah yang menjadi penyebab utama menurunnya kunjungan wisatawan ke tempat wisata, termasuk Ngurbloat.

Sementara lokasi tempat parkir saat ini merupakan bagian dari strategi pariwisata yang berkelanjutan. Pengelola Destinasi Ngurbloat berupaya menyediakan lokasi wisata yang sehat.

“Kita Ngurbloat sedang bertransformasi menuju wisata sehat. Jalan dari tempat parkir ke sini (pondok) cuma 80 meter. Standarisasi Pariwisata itu lebih, 100 sampai 200 meter. Dan orang berwisata jalan kaki itu sehat loh,” ungkap Ronal.

Baca juga:Pengelolaan Destinasi Wisata Ngurbloat Menuju “Smart Tourism”

Ronal menambahkan, hari ini, orang yang berkunjung ke Ngurbloat akan menikmati lingkungan yang asli, bersih, bebas debu, dan bebas polusi.

“Dahulu, orang datang di Ngurbloat, kendaraan langsung ke area pantai. Sedang makan, geng-geng motor lewat, mobil lewat, belum mana polusi, belum debu. Yang paling fatal adalah kendaraan terkadang tabrak orang punya anak yang sedang bermain, sehingga menimbulkan konflik,” jelas Ronal.

Ronal mengatakan, Destinasi Wisata Ngurbloat sudah harus naik kelas. Sebab sudah terkenal di dunia. “Kami buat standar ini untuk apa? Ini bukan soal untuk Ngilngof. Ini menyangkut wajah pariwisata Maluku Tenggara, wajah pariwisata Kota Tual, wajah pariwisata Kei,” pungkas Ronal.

Baca juga: Pantai Ngurbloat/Pasir Panjang Resmi Dibuka Kembali

Untuk diketahui, Pemkab Malra dan Pemo Ngilngof telah menandatangani MoU tentang pengelolaan lahan parkir di lokasi wisata Pantai Ngurbloat.

Editor: Labes Remetwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!