Mitan Langka Di Tual Dan Malra, Saudah Pertanyakan Pertamina Soal Penyaluran

Lebih lanjut, ia mengatakan, kondisi ini berbanding terbalik dengan penjelasan dari Sales Area Manager PT Pertamina Maluku, dalam rapat bersama komisi II beberapa waktu lalu.


Ambon, suaradamai.com – Menjelang Natal dan Tahun Baru, terjadi kelangkaan BBM jenis minyak tanah di tingkat agen sampai pengecer khususnya di wilayah Kota Tual dan kabupaten Maluku tenggara.

Menanggapi hal tersebut, Saudah Tuanakotta/Tethool, Ketua Komisi II DPRD Maluku, yang juga legislator Maluku asal dapil VI yakni Tual, Malra dan Aru, menyatakan sudah sebulan lebih terjadi kelangkaan Mitan, namun baru seminggu ini sulit di dapat.

“Bahkan dari Kolser, Langgur, kita harus mencari sampai di kota Tual, semua tempat, penjual minyak tanah di seputaran Langgur semua nihil,” ungkap Saudah, Selasa (14/12/2012).

Informasi yang kita dapat hari ini, kata dia, terjadi kelangkaan di kota Tual dan Malra, dan itu akan di konfirmasi ke pihak pertamina, soal penyaluran sudah sampai dimana. Mengapa sampai hari ini bisa terjadi kelangkaan.

Lebih lanjut, ia mengatakan, kondisi ini berbanding terbalik dengan penjelasan dari Sales Area Manager PT Pertamina Maluku, dalam rapat bersama komisi II beberapa waktu lalu.

“Menurut pihak Pertamina, stok BBM kita jenis minyak tanah aman sampai beberapa hari ke depan maksudnya, kalau hitungan kita sampai akhir Januari atau awal Januari masih tersedia stok yang memadai,” jelasnya.

Tethool mengaku, pihaknya akan tetap berusaha memastikan agar tidak terjadi kelangkaan seperti pada tahun 2020, hingga mengakibatkan lonjakan harga, dan yang paling terasa di daerah kepulauan SBT, MBD dan Malra.

“Jadi, saya juga kaget menerima informasi ini, namun akan saya konfirmasikan agar secepatnya di antisipasi, mengeluarkan stok BBM untuk mencegah kelangkaan,” pungkasnya.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU