Operasi Patuh Salawaku, Simak 7 Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas di Tual-Malra

Operasi patuh salawaku dilaksanakan selama 14 hari. Penegakkan hukum lantas baik tilang maupun teguran dilaksanakan secara selektif pada tujuh prioritas pelanggaran.


Tual, suaradamai.com – Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Bhayangkara, Polres Tual menggelar operasi patuh salawaku selama 14 hari, mulai 13 Juni sampai 26 Juni 2022, di wilayah Tual dan Maluku Tenggara.

Operasi yang juga digelar secara serentak se-Indonesia ini bertujuan menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamsertib Carlantas) jelang hari jadi tersebut.

Kapolres Tual AKBP. Dax Emanuelle Samson Manuputty mengatakan, penegakkan hukum lantas baik tilang maupun teguran dilaksanakan secara selektif pada tujuh prioritas pelanggaran.

“Nanti kita melihat tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat. Kalau memang itu hanya perlu diberikan teguran yang kita berikan teguran. Tapi, kalau itu pelanggarannya serius ya kita berikan penilangan,” jelas Kapolres kepada wartawan usai memimpin apel gelar pasukan operasi patuh salawaku 2022.

Adapun tujuh prioritas pelanggaran tersebut, yakni:

  1. Menggunakan ponsel saat berkendara.
  2. Pengemudi atau pengendara yang masih di bawah umur.
  3. Pengemudi atau pengendara yang berboncengan lebih dari atu orang.
  4. Tidak menggunakan helm SNI atau pengemudi tidak menggunakan sabuk keselamatan.
  5. Pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor (Ranmor) dalam pengaruh minuman keras.
  6. Pengemudi atau pengendara Ranmor yang mengemudi lebih dari batas kecepatan yang ditentukan.
  7. Pengemudi atau pengendara Ranmor yang melawan arus lalu lintas.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU