Pemkab Malra Salurkan Bansos bagi Warga Ohoiren yang Terdampak Konflik

Besok, Kamis (28/7/2022), Bupati juga akan ke Ohoi Ohoidertutu.


Langgur, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) bagi warga Ohoi Ohoiren, Kecamatan Kei Kecil Barat, yang terdampak konflik sosial beberapa hari lalu.

Bansos ini merupakan wujud kehadiran Negara melalui pemerintah daerah bagi rakyat.

Pembagian Bansos dipimpin langsung oleh Bupati Malra M. Thaher Hanubun di tiga lokasi, yaitu di Ohoi Wab Ngufar, Ohoira, dan Ohoiren, Rabu (27/7/2022).

Bupati membawa lengkap pimpinan OPD terkait, dari Dinas Sosial, Dinas Perindagnaker, Dinas PUTR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Kesbangpol, Satpol PP, Bagian Hukum Setda Malra, hingga Tim Penggerak PKK.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras, telur, makanan siap saji, tikar, bantal, pakaian, dan peralatan dapur.

Bantuan-bantuan tersebut dibagikan kepada warga Ohoiren yang menetap sementara di Ohoi Wab Ngufar sebanyak 319 orang dan 92 orang di Ohoira. Termasuk dibagikan beras, telur, dan mie bagi sejumlah warga di Ohoiren.

Bupati meminta warga agar tetap bersabar dan tidak perlu khawatir tentang kebutuhan hidup mereka. Ia menjamin kebutuhan hidup, baik sandang, pangan, papan, hingga kesehatan dan pendidikan.

Untuk itu, dalam setiap pertemuan, Bupati memperkenalkan pimpinan OPD yang hadir yang dikoordinir oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Clemens Welafubun. Melalui Kadis Lingkungan Hidup, Bupati akan menerima laporan setiap hari terkait kebutuhan warga Ohoiren dan Ohoidertutu.

Terkait rumah-rumah yang rusak, Dinas PUTR telah melakukan survei. Pemkab Malra akan membangun kembali rumah-rumah tersebut dalam beberapa waktu kedepan.

Bupati juga menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan bersama dengan Kepala Sekolah untuk mendata anak-anak sekolah SD dan SMP, agar diberi pendidikan yang layak di tempat tinggal sementara.

Semua kebutuhan pendidikan dari pakaian hingga alat tulis menulis juga akan ditanggung pemerintah daerah.

Selain itu, Pemkab Malra juga akan membantu biaya pengobatan 33 warga Ohoiren dan Ohoidertutu yang mengalami luka-luka akibat konflik sosial itu.

Salah satu warga Ohoi Ohoiren Frans Rahayaan menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemkab Malra. Koordinator Pemuda Ohoiren itu berharap ada mediasi perdamaian untuk menyelesaikan konflik antara kedua ohoi.

Selain Ohoiren, besok, Kamis (28/7/2022) Pemkab Malra juga akan ke Ohoi Ohoidertutu.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU