Ambon, suaradamai.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mencari lokasi baru untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah sebagai solusi jangka panjang persoalan sampah di daerah tersebut. Hal ini mengingat kapasitas TPA saat ini di Dusun Toisapu, Kecamatan Leitimur Selatan, diperkirakan tidak lagi mampu menampung sampah di masa mendatang.
“Seiring pertambahan penduduk dan perkembangan kota, TPA baru harus disiapkan. Toisapu ke depan tidak mampu lagi menampung sampah,” kata Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus N Kaya, di Ambon, Kamis (23/1/2025).
Saat ini, volume sampah di Kota Ambon mencapai 246,74 ton per hari, namun yang bisa diangkut ke TPA hanya sekitar 180-185 ton per hari. Selain keterbatasan lahan, Pemkot juga menghadapi kendala dengan pemilik lahan di Toisapu yang sempat menghentikan operasional truk pengangkut sampah. Setelah dilakukan pendekatan, distribusi sampah ke TPA kembali normal.
“Masalah lahan Toisapu tidak bisa diselesaikan dengan solusi jangka pendek. Kita akan bahas lahan alternatif untuk TPA baru bersama DPRD,” kata Dominggus.
Selain lahan, Pemkot juga menyoroti keterbatasan armada pengangkut sampah yang saat ini hanya berjumlah 23 unit untuk lima kecamatan. Rencananya, Pemkot akan menambah 2 hingga 3 unit truk sampah baru setiap tahun melalui APBD atau bantuan pihak lain.
“Kalau dalam lima tahun kepemimpinan bisa ditambah 15 unit, itu sudah membantu,” ujarnya.
Saat ini, armada yang ada masih belum mencukupi untuk mengangkut seluruh sampah di lima kecamatan setiap harinya.









