Pemprov Gelar Maluku Baileo Exhibition di Makassar Januari 2022

“Jadi, kita bisa bertukar informasi atau MoU atau kerjasama, yang tujuannya untuk meningkatkan ekonomi Maluku,”terangnya.


Ambon, suaradamai.com – Pemerintah Provinsi Maluku, rencananya pada Januari 2022 nanti, akan menggelar Maluku Baileo Exhibition di Makassar, Sulawesi Selatan. Hal ini diungkapkan Plh Sekda Maluku, Sadali Ie, usai rapat koordinasi antara Pemprov Maluku, OPD di lingkup Pemprov Maluku, perbankan, BUMN, UMKM dan Tim Gubernur Percepatan Pembangunan, di ruang rapat lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Jumat (17/12/2021).

“Hari ini kan rapat yang ketiga kali ya tentang persiapan pelaksanaan Maluku Exhibition ke Sulawesi Selatan,”ujar Sadali kepada wartawan.

Menurutnya, kegiatan ini dianggap penting, oleh karena itu Pemprov   memberikan apresiasi, karena ini saatnya  produk- produk UMKM Maluku  dipromosikan di luar daerah, sehingga keunggulan-keunggulan komparatif, keunggulan-keunggulan kearifan lokal Maluku bisa dikenal di luar, dan bisa  memotivasi dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di Provinsi Maluku.

Untuk jadwal kegiatan, Plh Sekda katakan  masih tentatif. Tapi  menurut informasi  akan dilaksanakan pada bulan Januari, di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Diharapkan semua OPD terlibat dalam pameran ini. Ada beberapa OPD dan perbankan yang sudah memasukkan produk-produk UMKM binaannya.Kita harapkan  harus ada kolaborasi kerjasama yang baik sehingga misi ini bisa berjalan secara efektif dengan memberikan hasil yang maksimal,”tandasnya.

Selain memperkenalkan produk-produk UMKM, Plh Sekda katakan akan saling menukar informasi tentang peluang investasi yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Maluku, yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah lain dan ada peluang-peluang yang dimiliki oleh pemerintah lain yang dapat dimanfaatkan oleh Pemprov Maluku.

“Jadi, kita bisa bertukar informasi atau MoU atau kerjasama, yang tujuannya untuk meningkatkan ekonomi Maluku,”terangnya.

Terkait persiapan dan komunikasi dengan Pemprov Sulawesi Selatan, Sadali mengakui  jejaringnya sudah  dibangun, baik dengan pemerintah dan sesama pelaku UMKM, termasuk juga HIPMI.

Sekda juga mengingatkan, agar menjaga standar dan mutu produk, serta keberlangsungan atau ketersediaan stok, agar tidak mengecewakan.

“Terhadap  pelaku usaha, saya minta nanti produk yang ditampilkan dalam kemasan-kemasan harus miliki kualitas yang baik. Harus menjaga nama baik. Tidak bisa begitu saja  Kita harus tampilkan yang terbaik, sehingga ini bisa menjadi  produk unggulan,”jelasnya.

Plh Sekda juga harapkan dukungan dari media,  untuk dapat menginfokan kegiatan Maluku Baileo Exhibition, sehingga masyarakat bisa  mengetahui rencana aksi ini dan semua masyarakat itu memajukan diri  dengan memanfaatkan seluruh potensi kearifan lokal, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau masyarakat sudah sejahtera, maka angka kemiskinan turun dan angka  pengangguran juga turun,”tuturnya.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...