Selasa, September 29, 2020
Beranda DPRD Malra Peringatan Hari Nen Dit Sakmas Berikutnya, Direncanakan Hadirkan Wakil Presiden

Peringatan Hari Nen Dit Sakmas Berikutnya, Direncanakan Hadirkan Wakil Presiden

Selain Wakil Presiden, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani juga akan diundang.


Langgur, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berencana menghadirkan Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin pada peringatan Hari Nen Dit Sakmas pada tahun 2021.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Malra Albert Efruan usai acara peringatan Hari Nen Dit Sakmas yang kedua di Ohoi Semawi, Senin (7/9/2020).

“Dalam bincangan kami tadi dengan Bappenas bahwa nanti diupayakan untuk kegiatan Nen Dit Sakmas berikut, Bappenas akan menghadirkan Wakil Presiden bersama Menteri Sri Mulyani yang berkaitan adatnya dengan Maluku Tenggara karena sedikit adat sama dengan Bali,” ungkap Albert.

Baca juga: Peringati Hari Nen Dit Sakmas, IKIAD Malra Lakukan Sosialisasi dan Pemeriksaan IVA

Politisi Partai Gerindra itu berharap dengan kehadiran Wakil Presiden dan Menteri bisa mendongkrak pariwisata Maluku Tenggara. “Teristimewa pada segi budaya yang agak mirip dengan saudara-saudara kita yang ada di Bali,” tambah Albert.

Pantaun suaradamai.com, acara kali ini digelar dengan terbatas dan sederhana, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Editor: Labes Remetwa

1 KOMENTAR

  1. Sudah bagus tetapi alangkah baiknya pemilik tanah petuanan El yang masih eksis dan sangat memahami Tom Tad wilayah Hoar Kat Varat yaitu perbatasan Kikiw Yewahan, Wuar sampai ke pertengahan Semawi-Ngabub yang dikenal sebagai Vat Lasvinur, belok kearah Barat Vuvu Hablang terus ke Vur Bader, terus belok kearah Selatan ke Tuvi, Vuar Lair dan berbelok ke Timur menyusur batas petuanan Vuar sampai ke pinggir Semawi dan Kikiw Yewahan diberi tahu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!