“Ringin Yapur,” Ritual Adat Penjemputan Kafilah MTQ di Pulau-pulau Kur

Suasana hening ketika Tokoh Adat Ratschaap Kilmas Abdul Basir Maswatu memulai ritual “Ringin Yapur”.


Tual, suaradamai.com – Tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Tual, Kecamatan Pulau-pulau Kur, menjemput kafilah Kecamatan Dullah Selatan di Desa Finualen, Senin pagi (24/5/2021).

Acara penjemputan berlangsung sederhana tetapi meriah. Tuan rumah menjemput dengan tari-tarian. Lantunan lagu “toleransi” turut menyemarak sambutan hangat di kampung raja Ratschaap Kilmas itu.

Suasana hening ketika Tokoh Adat Ratschaap Kilmas Abdul Basir Maswatu memulai ritual “Ringin Yapur”. Ritual ini bertujuan membersihkan, menyucikan secara adat, para tamu yang masuk kampung.

Abdul Basir mencelupkan dua helai janur kuning ke dalam buah kelapa, kemudian mengibaskan air kelapa kepada para tamu dan kontingen yang dijemput sambil melantunkan doa adat.

Ia mendoakan agar kontingen mengikuti acara dengan lancar hingga selesai, dan kembali dengan sehat walafiat.

We tat Tuhan Nabi, ak heka tavkim, am tura bir Malaikat fut pat mapat, ammarfa am berkat nuar karon i. I ganti wer tufte taf Gunung Makara. Akwa ak ringin yarak. Panakit pit siwa atmuta afsafur. Raman taf lamar lam untuk kot hir kontingen damares untuk MTQ dihala kunle. Ak ringin yarak tolberat, terutama panakit dunyai i (corona). Kalo bisa ak ringin kwalin bet kofinua maupun hira dahupi,” ucap calon Rat Kilmas Abdul Basir Maswatu dalam bahasa Kur.

Turut menjemput tamu, Camat Pulau-pulau Kur, Danramil, Kepala KUA, tokoh adat, perangkat desa, BPD, tokoh agama, dan masyarakat Desa Finualen.

Editor: Labes Remetwa


Ritual Ringin Yapur ini bertujuan membersihkan, menyucikan secara adat, para tamu yang masuk kampung.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU