Selasa, Januari 19, 2021

SBU: Pihak Kontraktor Harus Bertanggungjawab atas Retaknya Tambatan Perahu Weduar Feer

Komisi III DPRD Malra akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Perhubungan dan pihak kontraktor terkait.


Langgur, suaradamai.com – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Septian Brian Ubra (SBU) mendesak pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tambatan perahu di Ohoi Weduar Feer, Kecamatan Kei Besar Selatan, agar harus bertanggung jawab atas keretakan yang terjadi pada proyek tersebut.

“Bahwa terhadap pekerjaan Tambatan Perahu yang dikerjakan pada Tahun Anggaran 2019 di Ohoi Weduar Feer yang mengalami retak akibat hantaman ombak, maka pihak kontraktor harus bertanggung jawab,” tegas SBU dalam rilis yang diterima suaradamai.com, Rabu malam (16/12/2020).

Politisi Partai Demokrat ini menduga bahwa pekerjaan tambatan tersebut asal-asalan atau tidak sesuai dengan RAB yang direncanakan sehingga terjadi keretakan.

Karena itu pihaknya meminta pihak kontraktor harus bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.

SBU menambahkan bahwa Komisi III DPRD Malra akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Perhubungan dan pihak kontraktor terkait, dengan tujuan untuk mendapat konfirmasi dan dewan mengeluarkan rekomendasi tegas.

Selaku wakil rakyat, SBU menegaskan bahwa akan mengawal persoalan ini hingga tuntas, agar tambatan perahu tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Ohoi Weduar Feer ddan ohoi sekitarnya.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Tharob: Varietas Bawang Merah Tajuk Lebih Baik dan Cocok di Kei

Bawang merah varietas tajuk yang diproduksi di Kei memiliki ciri yang sama seperti di Nganjuk, Jawa Timur. Langgur, suaradamai.com...

Jalan Trans Pulau Kei Besar Resmi Jadi Proyek Prioritas Nasional

Selamat untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Kita tatap Maluku Tenggara yang lebih baik. Langgur/Jakarta, suaradamai.com – Kabar baik bagi...

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

KOMENTAR TERBARU

× Ada yang bisa dibantu?