Soal Kunker Presiden, Wabup Malra Sampaikan Permohonan Maaf kepada Warga Empat Ohoi

Wakil Bupati Maluku Tenggara Petrus Beruatwarin menyampaikan permohonan maaf, khusus kepada warga Ohoi Faan, Wearlilir, Sathean, dan Ngilngof.


Langgur, suaradamai.com – Atas nama pemerintah daerah, Wakil Bupati Maluku Tenggara (Malra) Petrus Beruatwarin meminta maaf kepada warga Ohoi Faan, Wearlilir, Sathean, dan Ngilngof.

Permohonan maaf ini berkaitan dengan kunjungan kerja (Kunker) Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kepulauan Kei, 14-15 September.

Warga keempat ohoi tersebut diinformasikan akan menerima lawatan atau dilalui rombongan Presiden dalam kunjungan Kepala Negara di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Di Ngilngof, warga diinfokan akan menerima lawatan Presiden ke destinasi Wisata Pantai Ngurbloat. Sementara warga di Ohoi Faan, Wearlilir, Sathean, dinformasikan akan dilalui rombongan Presiden.

Mereka kemudian membuat berbagai persiapan: mulai dari membersihkan lingkungan, memasang bendera dan umbul-umbul, bahkan menunda kegiatan. Namun, hingga Jokowi pulang, mereka tidak dikunjungi atau dilalui.

Untuk itu, dalam sambutannya pada acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pemuda Katolik Komisariat Cabang Malra di Kimson Center, Sabtu (17/9/2022), Wabup Beruatwarin menyampaikan permohonan maaf mewakili pemerintah daerah.

Menurut Beruatwarin, Bupati Malra M. Thaher Hanubun telah berkoordinasi dengan Kepala Sekretariat Kepresidenan, Protokoler Kepresidenan, dan Dansatgas Kunjungan Kerja Presiden.

Namun, oleh karena banyak pertimbangan, khususnya keamanan. Lebih dari itu, manuver kedaraan berat serta waktu tempuh yang dapat mempengaruhi agenda lanjutan Presiden yang padat, membuat permintaan pemerintah daerah tidak dapat dipenuhi.

“Hal ini menjadi penyesalan bagi saya sendiri, kepada warga masyarakat di Ohoi Ngilngof (Ngurbloat), Wearlilir, Faan, dan Sathean. Kita semua berdoa, semoga di waktu yang lain Bapak Presiden dapat mengunjungi ikon wisata kita (Ngurbloat),” ujar Wabup.

Editor: Labes Remetwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi!