Dua Peran Besar Raja Aboru: Jaga Persatuan dan Dorong Pembangunan Negeri Adat

AMBON — Pasca pelantikan Raja Negeri Adat Aboru yang baru, Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI sekaligus Komisaris Pertamina International Shipping, Dr. Michael Wattimena, S.E., S.H., M.M., menyampaikan harapan agar pemimpin adat tersebut dapat menjalankan amanah dengan mempersatukan warga serta memperkuat pembangunan di negerinya.

Michael menjelaskan, raja negeri adat memikul dua tanggung jawab utama: sebagai pemimpin adat dan sekaligus kepala pemerintahan negeri. Kedua peran itu perlu dijalankan secara seimbang untuk menjaga persatuan dan mendorong kemajuan wilayah.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan yang muncul selama proses pemilihan raja tidak boleh menjadi dinding pemisah setelah pelantikan selesai.

“Perbedaan pilihan dan persaingan yang terjadi dalam proses pemilihan sebelumnya hendaknya tidak lagi menjadi pemisah. Kini saatnya seluruh elemen masyarakat kembali bersatu untuk membangun Negeri Adat Aboru menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya.

Sebagai pemimpin adat, raja diharapkan bisa merangkul semua kelompok masyarakat dan menyatukan unsur‑unsur pemerintahan negeri yang sempat memiliki pandangan berbeda saat proses pemilihan. Sementara sebagai kepala pemerintahan negeri, ia perlu membangun koordinasi yang solid dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten, agar program‑program pembangunan benar‑benar sesuai kebutuhan warga.

Menurut Michael, sinergi antara pemerintahan negeri adat dan pemerintah daerah adalah kunci agar setiap kegiatan pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata. Ia juga meminta raja yang baru untuk mengoptimalkan beragam potensi yang dimiliki Negeri Aboru dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Michael menegaskan dirinya tetap berkomitmen hadir mendukung masyarakat Aboru dan memperjuangkan aspirasi warga sesuai batas kapasitas serta kewenangannya.

“Harapan kami, Raja Aboru yang baru dilantik dapat menjadi pemimpin yang mampu merangkul seluruh masyarakat, memperkuat persatuan, serta membangun sinergi dengan berbagai pihak demi mewujudkan Negeri Aboru yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya.

PENULIS/PEWARTA: CHINTIA SAMANGUN


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kota Ambon


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Talkshow PAMA: Ruang Partisipasi Pemuda Ambon untuk Sampaikan Gagasan dan Kritik Konstruktif

AMBON — Perkumpulan Anak Muda Ambon (PAMA) menggelar talkshow bertajuk Talkshow and Inspiring Leader dalam rangka memperingati 98 tahun Sumpah Pemuda,...

Empat Bulan Kerja, Bintuni Sukses Selenggarakan Raker I FGM GKI di Tanah Papua

Ketua Panitia Rita Bosawer menyebut kerja empat bulan panitia...

Raker I FGM GKI Dibuka: Pemuda Gereja Diminta Jaga Integritas

"Jangan bergantung pada pegawai negeri terus." Pesan itu menggema...

Lewat Upacara Pasawari, Raja Baru Aboru Ajarkan Kembali Nilai Kebersamaan Orang Maluku

AMBON — Anthoni David Cornelis Usmany resmi dikukuhkan sebagai Upu Latu atau Raja Adat sekaligus Kepala...