Gubernur Murad Resmikan Gedung Gereja St. Servatius Sathean di Malra

Gubernur Murad turut menyumbang salah satu lagu rohani, memeriahkan acara pemotongan kue peringatan 50 tahun hidup membiara Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, yang disatukan dengan acara peresmian.


Langgur, suaradamai.com – Gubernur Maluku Murad Ismail meresmikan Gedung Gereja St. Servatius Stasi Sathean, Ohoi (Desa) Sathean, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Senin (3/1/2022).

Pelaksanaan acara peresmian tersebut, dilakukan setelah gedung Gereja ditahbiskan oleh Uskup Agung Merauke sekaligus Administrator Keuskupan Amboina Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC.

Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun, Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge, dan Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, turut hadir dalam peresmian gedung Gereja tersebut.

Acara peresmian diawali dengan nyanyian lagu Haleluyah dalam dua bahasa, Inggris dan Arab. Kemudian nyanyian adat “ngel-ngel” dan tarian adat Kei. Lalu pemutaran video Agama Katolik masuk Ohoi Sathean dan video pembangunan Gereja St. Servatius Sathean.

Gubernur Murad turut menyumbang salah satu lagu rohani, memeriahkan acara pemotongan kue peringatan 50 tahun hidup membiara Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, yang disatukan dengan acara peresmian.

Dalam sambutannya, Gubernur memberikan apresiasi kepada warga Jemaat Stasi Sathean, yang telah bertanggung jawab menyelesaikan pembangunan gedung Gereja. Meskipun di sisi lain, menurut dia, penyelesaian pembangunan Gereja karena adanya pertolongan Tuhan.

“Pemahaman ini tentunya akan membangun kesadaran dan ketaatan seluruh umat untuk senantiasa bersyukur dan menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan,” kata Gubernur.

Gubernur berjanji, akan membantu pembangunan menara lonceng Gereja tersebut di tahun ini juga.

Menurut kepala daerah, Gereja adalah sebuah persekutuan dan kehidupan religius bersama Tuhan, maka pembangunan Gereja tentunya tidak dimaknai hanya sebatas pada pembangunan gereja semata, melainkan dapat menjadi pusat pembentukan karakter dan moral yang mampu membangun inspirasi dan motivasi kepada umat.

Sehingga dapat mewujudkan tatanan hidup bergereja, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, yang semakin maju dan berkembang di tengah dinamika dan tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks, ujarnya.

Pemerintah Provinsi Maluku, lanjut Murad, menaruh harapan besar kepada pengurus Gereja untuk dapat menjalankan peran nyata dalam pembinaan jemaat dan masyarakat.

Pihaknya pun memberikan penghargaan kepada Keuskupan Amboina beserta seluruh jajarannya atas peran mereka dalam pembinaan umat. Kiranya kebersamaan yang telah terbangun, semakin ditingkatkan kualitasnya di masa mendatang.

“Sebagai Gubernur, pada momentum yang luar biasa ini, saya mohon dukungan kepada seluruh masyarakat Maluku agar dapat menjaga situasi dan kondisi Kamtibmas, sehingga aktivitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat dapat berjalan dengan baik,” tutup Gubernur.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU