Harmonisasi Pengembangan Ekonomi Kreatif, Bappeda- Litbang Ambon Gelar Rakor

“Potensi lokal masing – masing daerah menjadi faktor penting yang siap dijalankan, sehingga konsep yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan daerah dan dapat ditindaklanjuti serta apa yang menjadi tujuan pengembangannya dapat tercapai,” ujar Ririmase.


Ambon, suaradamai.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kota Ambon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna sinergitas dan harmonisasi pembangunan serta pengembangan Ekonomi Kreatif, Jumat (31/3/23) bertempat di Elizabeth Hotel.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse, serta diikuti oleh pimpinan OPD, Camat, Kades/Raja dan Lurah, serta para pelaku usaha.

Ririmasse dalam sambutannya menyatakan, sesuai amanat UU Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif, Pemerintah Daerah bertanggungjawab dalam menciptakan dan mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif, sehingga mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional dan meningkatkan daya saing global guna tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan.
.
“Potensi lokal masing – masing daerah menjadi faktor penting yang siap dijalankan, sehingga konsep yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan daerah dan dapat ditindaklanjuti serta apa yang menjadi tujuan pengembangannya dapat tercapai,” ujar Ririmase.

Dijelaskan, ekonomi kreatif memiliki arti penting dan kedudukan yang strategis dalam menopang ketahanan ekonomi masyarakat, mewujudkan pertumbuhan ekonomi, mengembangkan inovasi, kreatifitas, dan daya saing, serta penciptaan lapangan pekerjaan guna memajukan pembangunan perekonomian.

“Sebagaimana kita ketahui, Kota Ambon telah dinobatkan UNESCO sebagai kota musik dunia dan tergabung dalam jaringan organisasi kota kreatif, itu bukan tujuan akhir, namun menjadi semangat untuk terus mejalin kerjasama antar semua elemen agar konsistensinya tetap terjaga,” kata dia.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sendiri, ujar Sekkot, telah menetapkan arah kebijakan Pemkot tahun 2024 yaitu Penguatan Perekonomian Daerah Melalui Infrastruktur Untuk Mendorong Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Didukung Stabilitas Politik Dan Keamanan Pasca Pemilu Serta Pemguatan Inovasi Pemerintahan Menuju Ambon Yang Manis, Demokratis, dan Mandiri.

“Untuk itu, diperlukan adanya sinergitas dan harmonisasi dalam program kegiatan masing – masing perangkat daerah agar dapat mendorong ekonomi kreatif,” tandasnya.

Dalam rakor tersebut, Ririmasse berharap kepada OPD terkait agar dalam menyusun program/kegiatan untuk pengembangan ekonomi kreatif harus memperhatikan indikator dan target capaian kinerjanya sehingga dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

“Kepada para Lurah, Raja, dan Kades, yang merupakan ujung tombak pemerintah di masyarakat agar menetapkan program/kegiatan selaras dan bersinergi dengan arah kebijakan Pemkot agar kegiatan ini memiliki output yang jelas dan terukur,” tandasnya.


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

‎258 PPKS di Aru Terima Bantuan ATENSI Sentra Wasana Bahagia Ternate, Wabup Harap Dikelola Baik

‎‎Wakil Bupati meminta masyarakat untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan...

37 Tahun SD Negeri 75 Passo, Gelar Karya Jadi Ruang Tumbuhkan Potensi Generasi Ambon

“Tiga puluh tujuh tahun bukan waktu yang singkat. Sepanjang...

Sinergi dengan Media, Kunci Kerja Eks Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni

Boby menjabat Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni selama sekitar...

Sertijab Polres Teluk Bintuni: Wakapolres, Kasat Reskrim hingga Kapolsek Babo Berganti

Pergantian jabatan ini diharapkan mengoptimalkan kinerja Polres Teluk Bintuni...