Komisi III DPRD Maluku Bahas Percepatan Reinstitut Pemukiman Warga Kariuw

Komisi III DPRD Provinsi Maluku bersama mitra menyepakati anggaran pembangunan kembali pemukiman Kariuw, dengan nilai satu unit rumah sebesar Rp125 juta.


Ambon, suaradamai.com – Komisi III DPRD Maluku bersama mitra kerja melakukan rapat pembahasan percepatan Reinstitut Pemukiman Warga Kariuw. Rapat bertujuan mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi untuk percepatan pemulihan pasca konflik antara negeri Kariuw, Pelauw dan Ori, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Rapat dipimpin Ketua Komisi III Richard Rahakbauw, dihadiri Kadis PUPR Maluku Muhammad Marasabessy, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Abdul Halil Kastella, dan pihak-pihak terkait, berlangsung di ruang Komisi III DPRD Maluku, Kamis (10/2/2022).

Rahakbauw membeberkan, pihaknya bersama mitra menyepakati anggaran pembangunan kembali pemukiman Kariuw, dengan nilai satu unit rumah sebesar Rp125 juta.

“Rapat minggu kemarin, kita meminta koordinasikan. Ternyata rapat hari ini baru mereka laporkan, karena harus ada progres. Dan memang sudah ada langkah-langkah yang diambil Pemkab Malteng maupun Pemprov Maluku,” ungkap Rahakbauw.

Rahakbauw mengatakan, data sementara rumah warga yang perlu direhabilitasi sebanyak 211 unit dan masih terus dilakukan pendataan.

Jika data sudah rampung, lanjut Rahakbauw, akan dipetakan pembangunan rumah yang menjadi tanggungjawab Pemprov Maluku dan Pemkab Malteng.

“Ternyata setelah ada kesepakatan Pemda Malteng siapkan anggaran satu unit rumah sebesar Rp125 juta, Pemprov Maluku juga nilai yang sama,” kata Rahakbauw.

Rahakbauw juga meminta dukungan dukungan keamanan dari TNI-Polri dalam proses Reinstitut Pemukiman Warga Kariuw, sehingga tidak lagi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU