Mahasiswa Polikant Presentasikan Hasil Digital Marketing UMKM Perikanan dalam Kegiatan PBL

Selama sebulan mereka tidak hanya belajar di ruang kelas. Mahasiswa Polikant turun langsung mendampingi UMKM perikanan, menyusun strategi digital marketing, membuat desain promosi, hingga menganalisis SWOT. Hasilnya kini dipresentasikan sebagai bukti bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan solusi nyata bagi pengembangan usaha lokal.


Langgur, suaradamai.com – Program Studi Agribisnis Perikanan (AGP) Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) kembali menggelar kegiatan Project Based Learning (PBL) bertema Digital Marketing Produk Perikanan UMKM. Kegiatan yang berlangsung di ruang kuliah AGP, Rabu (29/7/2026), dihadiri dosen, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mahasiswa.

Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil pendampingan dan pengembangan pemasaran digital yang telah mereka lakukan selama satu bulan terhadap UMKM mitra. Hasil presentasi selanjutnya akan dievaluasi dan ditindaklanjuti bersama dosen pembimbing serta pelaku UMKM.

Melalui PBL ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi akademik, tetapi juga menerapkan ilmu secara langsung untuk membantu UMKM mengembangkan usaha melalui pemanfaatan digital marketing.

Manajer PBL Program Studi Agribisnis Perikanan, Robert Teniwut, mengatakan secara umum mahasiswa telah mengikuti seluruh tahapan pembelajaran sesuai modul yang diberikan.

“Antusias dari mahasiswa sendiri sangat baik merespon apa yang harus mereka dapatkan. Bapak/Ibu dosen dan mitra sendiri sangat merespon dengan baik. Kerjasama kedepan dengan pemenangnya, sesuai dengan pilihan Ibu Zulfa, sehingga itu ada kelanjutan. Mereka bertugas untuk memasarkan produk yang dihasilkan oleh Ibu Zulfa sendiri,” ujarnya.

Menurut Teniwut, presentasi tersebut menjadi sarana untuk menilai kreativitas mahasiswa dalam menghasilkan berbagai media promosi digital bagi UMKM, mulai dari desain banner, kemasan produk, brosur, hingga pembuatan konten pemasaran untuk produk Teri Stick.

“Mahasiswa bekerja sendiri dan menyelesaikan sendiri dengan inovasi dan kreativitasnya dipedomani oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada sehingga mereka tidak keluar dari hal-hal itu, tetapi tetap di dalam acuan yang ditetapkan,” tambahnya.

Selama presentasi berlangsung, para dosen turut memberikan masukan, saran, dan evaluasi agar mahasiswa dapat terus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih efektif.

Pemilik usaha Sid Sarmav Snack, Zulfa Hayer Ulen, mengapresiasi keterlibatan Polikant yang telah memberikan kesempatan bagi UMKM untuk menjadi mitra pembelajaran mahasiswa.

“Dari kegiatan hari ini bisa menambah banyak peminat dari usaha kami dan bisa memajukan usaha kami,” ungkap Zulfa.

Bagi mahasiswa, kegiatan PBL juga memberikan pengalaman belajar yang tidak diperoleh hanya melalui perkuliahan di kelas.

Mahasiswi Agribisnis Perikanan, Asmania Nuhuyanan, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru, terutama dalam penggunaan berbagai aplikasi pendukung pemasaran digital.

“Yang saya dapat selama mengikuti kegiatan PBL ini, tentu saja pengalaman, hal-hal yang saya lalui bersama teman-teman, juga saya belajar banyak hal tentang penggunaan aplikasi. Banyak sekali hal yang bisa saya pelajari dalam kegiatan PBL ini dan itu membantu saya untuk lebih berkembang lagi ke depannya,” katanya.

Sementara itu, mahasiswi lainnya, Wendelina Rettobjaan, menjelaskan bahwa kegiatan PBL membekali mahasiswa dengan kemampuan menyusun strategi bisnis melalui analisis kondisi usaha UMKM.

“Kami sudah bisa dan sudah mampu membuat strategi seperti analisis SWOT dan juga strategi matriks, sehingga kami dapat mengetahui, contohnya dari UMKM kemarin kami dapat mengetahui usahnya itu punya peluang, kekurangan, kekuatan dan juga ancaman yang terdapat di usaha Ibu Ulfa sendiri”, ujarnya.

Program Project Based Learning merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun di Politeknik Perikanan Negeri Tual. Melalui program ini, mahasiswa diberi tanggung jawab untuk menyelesaikan proyek secara mandiri di bawah pendampingan dosen.

Selain memperkuat kompetensi mahasiswa, PBL juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM sektor perikanan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara melalui pemanfaatan teknologi digital.


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Pelaksanaan SK Mutasi ASN Dipertanyakan, Keterangan Kabid GTK Dikbud Maluku dan Cabang Dinas Buru Berbeda

Kepala Bidang GTK Dikbud Maluku, Jefriks Berhitu, ST., MT.,...

Sekolah Lapang Cuaca Nelayan Jadi Langkah Nyata Wujudkan Nelayan Ambon yang Hebat, Selamat, dan Sejahtera

"Informasi cuaca yang akurat menjadi kompas bagi para nelayan....

Hotel Santika Premiere Ambon Beri Penghargaan kepada Insan Pers Lewat Best Media Awards 2026

Ambon, suaradamai.com – Hotel Santika Premiere Ambon memberikan apresiasi...

Temuan Diduga Bom Gegerkan Ambon, Tim Jibom Brimob Polda Maluku Pastikan Sudah Tidak Aktif

Hasil pemeriksaan memastikan benda tersebut merupakan Unexploded Ordnance (UXO)...