Ambon, suaradamai.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa Kota Ambon resmi digelar di Zest Hotel, Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPC PKB Kota Ambon, Bahdin Karepesina, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan titik awal penajaman arah perjuangan partai ke depan.
“Muscab ini menjadi momentum untuk memperkuat struktur, menyatukan langkah, serta merumuskan arah perjuangan dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompleks,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya praktik politik santun yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, PKB harus hadir sebagai kekuatan politik yang menjaga harmoni sosial, memperjuangkan keadilan, dan menjadi jembatan aspirasi tanpa sekat.
“Kita harus menjadi partai yang benar-benar hadir untuk rakyat, menjaga kerukunan, dan mendorong kemajuan daerah,” tambahnya.
Bahdin juga menyebut capaian pada Pemilu 2024 sebagai modal strategis untuk meningkatkan peran politik PKB di Kota Ambon. Ia optimistis, dengan kerja kolektif seluruh kader, kontribusi partai terhadap pembangunan daerah—termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)—dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Maluku, Ary Sahertian, mengingatkan pentingnya soliditas kader sebagai kunci utama memperbesar kekuatan partai.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Pemerintah Kota Ambon. Melalui Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat, Rustam Simanjuntak, pemerintah mengapresiasi peran partai politik sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
“Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk partai politik,” ujarnya.
Muscab secara resmi dibuka oleh perwakilan DPP PKB, Muhammad Arif. Dalam arahannya, ia menyoroti tren peningkatan perolehan kursi PKB di DPRD Kota Ambon, dari 2 kursi pada 2014, menjadi 3 kursi pada 2019, dan 4 kursi pada Pemilu 2024.
“Jika tren ini terus dijaga, maka target pada 2029 minimal enam kursi,” katanya optimistis.
Ia menegaskan bahwa target tersebut hanya dapat dicapai melalui kerja politik yang terukur, soliditas kader, serta perencanaan strategis yang dilakukan sejak dini.
Melalui Muscab ini, diharapkan terbentuk kepengurusan baru yang solid dan visioner, serta lahir keputusan strategis yang mampu memperkuat posisi PKB sebagai partai yang berpihak pada rakyat dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kota Ambon.









