Pekan Ilmiah Mahasiswa: Gelar Workshop, Polikant Latih Mahasiswa Bikin Proposal Riset

Workshop ini merupakan rangkaian kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Polikant tahun 2022. Mahasiswa diharapkan mampu menyusun proposal, melakukan penelitian, serta menulis laporan hasil penelitian dan jurnal.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) menggelar workshop klinik proposal program riset mahasiswa Polikant, di Ballroom Lt. 3 Kantor Pusat kampus biru itu, Rabu (23/11/2022).

Workshop ini merupakan rangkaian kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Polikant tahun 2022.

Ketua Panitia Pekan Ilmiah Mahasiswa Polikant Hendro Hitijahubessy menjelaskan, ada tiga agenda utama pada Pekan Ilmiah kali ini, yaitu roadshow (sosialisasi), workshop (pelatihan), dan pelaksanaan penelitian.

Hendro menuturkan, mereka telah melaksanakan roadshow ke 10 Program Studi (Prodi) di Polikant. Melalui roadshow, panitia melakukan sosialisasi, menjelaskan tentang program riset mahasiswa yang terbagi dalam dua bidang, yaitu penelitian sosial humaniora dan eksakta, beserta jadwal kegiatannya.

Selain itu juga dilakukan sosialisasi tentang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang merupakan program Dirjen Dikti Kemendikbud Ristek RI.

Kemudian, panitia mengelar workshop untuk melatih mahasiswa membuat proposal, baik untuk program riset mahasiswa, maupun untuk memenuhi aturan dalam pendanaan proposal tersebut. Termasuk juga melatih mahasiswa menulis jurnal.

“Untuk menulis proposal pembicaranya adalah Pak Rahmat Abdullah, SE, M.Par dan untuk menulis jurnal oleh saya sendiri Hendro Hitijahubessy, S.Si, M.Si,” jelas Hitijahubessy.

Hitijahubessy menambahkan, pihaknya tidak membatasi mahasiswa dalam menulis proposal. Mahasiswa lintas program studi dapat menulis proposal untuk bidang sosial humaniora maupun eksakta.

“Mahasiswa eksakta ke sosial humaniora tidak masalah. Yang penting dalam satu proposal harus beda angkatan. Minimal tiga orang, maksimum lima orang,” terang Hitijahubessy.

Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan penelitian, panitia memulai dengan mengumumkan proposal yang lolos nanti pada 2 Desember 2022.

Setiap proposal terdiri atas minimal tiga mahasiswa dan maksimal lima mahasiswa. Adapun proposal yang didanai adalah Rp4 juta per proposal.

“Kami hanya akan mengambil 10 proposal terbaik yang akan didanai untuk program riset mahasiswa dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa,” imbuh Hitijahubessy.

Selanjutnya mahasiswa diberi waktu kurang lebih tiga bulan, 3 Desember 2022 – 3 Maret 2023, untuk melakukan penelitian.

“Pada 3 Maret 2023, kami akan menerima laporan penelitian dan jurnal penelitian,” kata Hitijahubessy.

Ia mengaku, partisipasi mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Bahkan sebelum workshop, sudah ada mahasiswa yang menyusun proposal terlebih dahulu.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU