Pemkot Tual dan Perumda Sosialisasi Kebijakan Terbaru Pelayanan Air Bersih

“Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan Covid 19 dan keamanan staff,” ungkap Direktur.


Tual, suaradamai.com – Pemerintah Kota Tual bersama perusahaan umum daerah (Perumda) Air Minum Maren menggelar sosialisasi pelayanan air bersih bagi pemerintah desa dan kelurahan di Kecamatan Pulau Dullah Utara dan Pulau Dullah Selatan, yang bertempat di ruang aula Kantor walikota, Rabu (21/7/2021).

Kepala bagian ekonomi Kota Tual Usman Borut menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut untuk menginformasikan tentang kebijakan-kebijakan terbaru pelayanan air bersih.

“Perlu diakui bahwa Perumda Air Minum Maren sedang berproses untuk peningkatan pelayanan ketersediaan air minum untuk masyarakat. Selain itu perusahaan ini turut memberikan kontribusi bagi daerah sehingga penting untuk masyarakat selaku pelanggan untuk melakuka. Pembayaran tepat waktu,”jelas Usman.

Direktur Perumda Air Minum Maren Tual, M. Oktavina Far-Far menjelaskan saat ini telah terjadi perubahan nomenklatur berdasarkan Perda nomor 1 tahun 2021 tentang perubahan nama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi Perusahaan umum daerah (Perumda) Air Minum Maren.

Lebih lanjut Far-far mengatakan, saat ini pihaknya baru melayani dua dari lima kecamatan di Kota Tual yaitu Kecamatan Pulau Dullah Utara dan Kecamatan Pulau Dullah selatan dengan jumlah pelanggan aktif lebih dari 3.700.

Adapun beberapa kebijakan yang dilakukan oleh Perumda Air Minum Maren antara lain, pencatatan atau dokumentasi meteran air dilakukan secara mandiri oleh pelanggan. Setelah itu, pelanggan membawa bukti dokumentasi meteran untuk dilakukan pembayaran.

“Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan Covid 19 dan keamanan staff,” ungkap Direktur.

Untuk denda, jelas Dia, tetap sama dengan BUMN/BUMD yang ada. Pelanggan dikenakan denda sesuai standar saat pembayaran listrik yaitu terlambat satu bulan dikenakan denda 10%, dua bulan denda 25%, jika terlambat membayar tiga bulan akan dilakukan pemutusan meteran.

“Kita tetapkan seperti ini sehingga tidak terjadi beban berlebihan. Kita harapkan agar masyarakat sebagai pelanggan membayar tepat waktu demi kebaikan dan kebahagiaan kita bersama,”ujar Far-Far.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU