Senin, Januari 18, 2021

Polikant dan Kodim 1503/Tual Komitmen Doktrin Wawasan Kebangsaan bagi Mahasiswa

Komitmen ini tidak hanya sebatas seminar. Polikant bekerja sama dengan Kodim 1503/Tual akan melaksanakan pendidikan khusus bagi mahasiswa.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) menyadari pentingnya wawasan kebangsaan bagi generasi muda di era globalisasi ini.

Langkah nyata yang dilakukan oleh Kampus Biru itu adalah menggelar Seminar Bela Negara dan Wawasan Nusantara di Ballroom Lantai 3 Polikant, Senin (23/11/2020).

Seminar tersebut melibatkan 100 mahasiswa, 10 Ketua Program Studi, dan Kodim 1503/Tual. Dandim 1503/Tual Letkol Inf. Mario Christian Noya bertindak selaku narasumber.

Direktur Polikant Jusron A. Rahajaan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk meningkatkan rasa ke-Indonesia-an, rasa nasionalisme, agar tidak tergerus oleh arus globalisasi.

“Informasi dan teknologi di era digitalisasi ini (berpotensi) mengganggu, mendistorsi pemikiran adik-adik (mahasiswa) kita. Polikant menyediakan media untuk bagaimana menggembleng kembali semangat nasionalisme,” kata Rony, sapaan Jusron, kepada awak media di ruang kerjanya usai kegiatan seminar, Senin (23/11/2020).

Rony menambahkan, pihaknya sejak lama ingin bekerja sama dengan unsur militer untuk mendidik mahasiswa tentang wawasan kebangsaan dan bela negara. Menurutnya, pendidikan ini tidak hanya bisa didapatkan di dalam kelas.

“Perlu ada perlakuan lain yang hanya bisa dilakukan militer. Konsep inilah yang ingin kita adopsi untuk memperkuat sisi disiplin dan capacity building yang akan dibawa oleh lulusan Polikant kedepan,” katanya.

Rony menambahkan, komitmen doktrinasi wawasan kebangsaan tidak sebatas seminar. Setiap tahun akan dimasukkan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau dulu disebut Orientasi Pengenalan Kampus (Ospek). Rony menyebut kegiatan itu PKKMB plus bela negara.

Pudir III Bidang Kemahasiswaan Polikant Syahibul Kahfi Hamid menambahkan, kegiatan yang dimaksudkan Direktur adalah semacam pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang akan dilaksanakan selama seminggu. Diklat ini melibatkan unsur militer, dalam hal ini Kodim 1503/Tual.

Masih di ruang kerja Direktur, Dandim 1503/Tual Letkol Inf. Mario Christian Noya menyatakan siap mendukung rencana Polikant.

“Ini memang sudah menjadi tugas dan tanggungjawab Kodim bersama-sama dengan kampus untuk memberikan penguasaan kebangsaan, bela negara, wawasan nusantara, kepada mahasiswa,” jelasnya.

“Sehingga mahasiswa tetap mengetahui tentang bagaimana sejarah bangsa ini, bagaimana bangsa ini terbentuk, bagaimana nilai-nilai kebangsaan. Sehingga nilai-nilai itu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dan dalam kondisi era globalisasi sekarang ini kita tetap punya jati diri dan karakter bangsa yang tidak bisa hilang,” pungkasnya.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Tharob: Varietas Bawang Merah Tajuk Lebih Baik dan Cocok di Kei

Bawang merah varietas tajuk yang diproduksi di Kei memiliki ciri yang sama seperti di Nganjuk, Jawa Timur. Langgur, suaradamai.com...

Jalan Trans Pulau Kei Besar Resmi Jadi Proyek Prioritas Nasional

Selamat untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Kita tatap Maluku Tenggara yang lebih baik. Langgur/Jakarta, suaradamai.com – Kabar baik bagi...

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

KOMENTAR TERBARU

× Ada yang bisa dibantu?