Reses Dapil III Malra, Teniwut Terima Usulan Infrastruktur dan Kebutuhan Nelayan

Staf Fraksi PKB DPRD Malra Frans Betaubun mengatakan, Anggota DPRD Malra Adolf Markus Teniwut (AMT) akan menindaklanjuti usulan dan aspirasi masyarakat lewat fraksi PKB yang berada pada komisi yang memiliki mitra kerja sesuai dengan usulan masyarakat.


Langgur, suaradamai.com – Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Adolf Markus Teniwut (AMT) telah melaksanakan reses di daerah pemilihannya, Dapil III, pada 23 – 24 Februari 2022 lalu.

Kegiatan Reses I Tahun 2022 tersebut dilakukan di lima ohoi (desa), yaitu Ohoi Rewav di Kecamatan Kei Kecil Timur, Ohoi Uf dan Maar di Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, serta Ohoi Ngursit dan Madwat di Kecamatan Hoat Sorbay.

Melalui reses tersebut, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu banyak menerima aspirasi masyarakat meliputi beberapa hal yang berhubungan dengan pembangunan atau perbaikan Infrastruktur jalan dan jembatan, serta sarana prasarana nelayan.

Melalui Staf Fraksi PKB, Frans Betaubun, yang ditemui jurnalis Suaradamai.com di kediamannya, Senin (7/3/2022), mengungkapkan, bahwa masyarakat menginginkan adanya perhatian dan upaya pihak terkait, dalam melakukan pemulihan ekonomi dengan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, dan juga memberikan bantuan dalam menguatkan kembali perekonomian masyarakat.

“Rata rata masyarakat pesisir barat Kei Kecil menyampaikan keluhan terkait Infrastruktur jembatan penghubung Dian Pulau-Tetoat, dan bantuan alat tangkap nelayan, speed boat nelayan, tambatan perahu nelayan, serta pembangunan talut pemecah ombak, mengingat mayoritas warga di sana berprofesi sebagai nelayan,” ungkap Frans.

Untuk masyarakat pesisir timur Kei Kecil, lanjut Frans, mengusulkan terkait akses air bersih, jalan tani, saluran irigasi pertanian, penguatan kelompok pertanian dan pemberdayaan. Selain itu, usulan terkait permasalahan kepala ohoi definitif, dan upah karyawan swasta, serta nasib honor tenaga pendidik.

Menyikapi itu, kata Frans, AMT akan menindaklanjuti usulan dan aspirasi masyarakat lewat fraksi PKB yang berada pada komisi yang memiliki mitra kerja sesuai dengan usulan masyarakat.

“Dari usulan tersebut, akan kami sampaikan melalui laporan tertulis yang selanjutnya akan disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian hasil Reses serta dimasukkan dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang menjadi prioritas program,” pungkas Frans.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU