Tarian Kei Siap Pentas di Event Internasional KTT G20

G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU).


Denpasar, suaradamai.com – Tergabung dalam kelompok Kalega Bali di bawah payung Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal), Komunitas Family Kei Bali (FKB) dipercayakan mementaskan tarian Kei dan lima tarian lain dari Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Melalui pres rilis yang diterima Suaradamai.com, Ketua Komunitas Family Kei Bali (FKB) Afelinus Remetwa menyampaikan bahwa, tarian temar rubil dan tari sawat dari Kei akan dipentaskan dalam event internasional Oceania Dance Conggress (ODC) pada November nanti di Bali.

ODC, yang merupakan festival pariwisata dan budaya negara-negara oceania dan pasifik, juga merupakan bagian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. G20 sendiri adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU).

Selain sebagai bagian dari G20, event ODC sendiri bertujuan menumbuhkan lingkungan yang bersahabat dan diplomasi yang akan mengarah pada hubungan yang lebih kuat dan lebih langgeng antara masyarakat Oseania/Pasifik dan rekan-rekan mereka di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini bertujuan mendukung kepresidenan G20 Indonesia pada 2022.

Seperti yang diketahui, tarian temar rubil dan tari sawat adalah tarian khas masyarakat Kepulauan Kei yang selalu dipentaskan dalam berbagai acara besar baik di Kei maupun di luar Kei.

Tarian ini sudah sangat terkenal dan banyak dibawakan oleh mahasiswa asal Kei yang menempuh pendidikan di luar Kepulauan Kei. Sama halnya dengan mahasiswa asal Kei lainnya, mahasiswa Kei yang berada di Bali siap mementaskan tarian temar rubil dan sawat pada event internasional ODC, mendukung G20.

“Ini tentunya menjadi kesempatan yang sangat baik untuk terus mempromosikan kebudayaan Kei dan pariwisatanya kepada dunia internasional, dengan harapan pariwisata di Kei semakin dilirik dan dikenal sehingga semakin banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang akan berkunjung dan menikmati keindahan alam Kei yang sangat luar biasa,” jelas Remetwa dalam rilisnya.

“Sebagai mahasiswa yang berada di Bali tentunya sangat berkomitmen untuk menampilkan yang terbaik di mata dunia internasional,” tambah Remetwa.

Selain Maluku dan Maluku Utara, ada juga NTB, NTT, Papua, Papua Barat, Sulawesi Utara, dan Gorontalo sebagai perwakilan dari provinsi Melanesia di Indonesia timur yang mewakili Indonesia.

Acara ini akan berlangsung bersamaan dengan G20 di Bali, tepatnya di Jimbaran, selama kurang lebih tiga hari yaitu dari tanggal 17 November hingga 19 November 2022.

Editor: Labes Remetwa


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi!