Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama di Kota Tual, demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera.
Tual, suaradamai.com – Pemerintah Kota Tual resmi melepas 28 jamaah calon haji tahun 2026 dalam sebuah acara penuh khidmat yang berlangsung di Aula Balai Kota Tual, Rabu (6/5/2026).
Sebanyak 28 jamaah tersebut terdiri dari 11 laki-laki dan 17 perempuan yang tergabung dalam Kloter 26. Para jamaah dijadwalkan bertolak menuju Asrama Haji Ambon pada Jumat, 8 Mei 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Prosesi pelepasan turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, serta keluarga jamaah yang hadir memberikan doa dan dukungan bagi para calon tamu Allah.
Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Wali Kota Amir Rumra, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang memperoleh kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tual, saya menyampaikan selamat kepada Bapak dan Ibu yang telah memantapkan niat untuk menunaikan ibadah haji. Ini merupakan anugerah luar biasa dan penantian panjang yang akhirnya terwujud,” ujar Amir Rumra saat membacakan sambutan Wali Kota.
Dalam sambutannya, pemerintah juga mengingatkan para jamaah agar mempersiapkan diri secara fisik maupun mental mengingat perbedaan cuaca serta padatnya rangkaian ibadah selama berada di Tanah Suci.
“Jagalah kesehatan fisik dan stamina, tetap menjaga kekompakan, serta saling membantu antar sesama jamaah. Tunjukkan karakter masyarakat Kota Tual yang santun, sabar, dan beradab,” pesannya.
Pemerintah Kota Tual berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta memperoleh predikat haji mabrur.
Selain program pemberangkatan haji, Pemerintah Kota Tual juga terus berkomitmen memperkuat kehidupan spiritual masyarakat melalui berbagai program keagamaan. Di antaranya program umrah bagi tokoh agama dan majelis taklim, hingga dukungan wisata religi bagi umat Kristiani.
Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama di Kota Tual, demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera.
Di akhir acara, jamaah calon haji Kota Tual tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi secara resmi dilepas dengan iringan doa agar seluruh proses perjalanan dan ibadah berjalan lancar hingga kembali ke kampung halaman dengan selamat.
Suasana haru pun mewarnai prosesi pelepasan ketika keluarga jamaah turut mengantar dan mendoakan keselamatan para calon haji menuju Tanah Suci.
