Mahasiswa Prodi MRPT Sukses Uji Coba Smart Rumpon Berbasis Energi Surya di Dermaga

Manajer PBL Prodi MRPT menyatakan bahwa uji coba pada hari itu sudah sesuai dengan harapan yang telah dirancang sebelumnya.


Langgur, suaradamai.com – Kegiatan Project Based Learning (PBL) pemasangan dan uji coba alat smart rumpon berbasis energi surya yang dikembangkan Program Studi Manajemen Rekayasa Perikanan Tangkap (MRPT) berhasil dilaksanakan pada hari, Senin (29/6/2026) di Dermaga Polikant.

Mahasiswa turun langsung ke lapangan bersama para dosen pembimbing untuk memasang dan menguji coba perangkat tersebut. Sebelum pemasangan, tim melakukan persiapan matang guna memastikan kelancaran kegiatan. Meskipun cuaca dan ombak tidak terlalu mendukung, hal tersebut tidak menghambat antusiaisme peserta.

Manajer PBL Prodi MRPT menyatakan bahwa uji coba pada hari itu sudah sesuai dengan harapan yang telah dirancang sebelumnya.

“Sesuai dengan harapan kami, walaupun memang kondisi laut cukup bergelombang, tapi kami berusaha semaksimal mungkin mempraktekannya supaya mahasiswa bisa mengetahui di lapangan seperti apa. Namun yang kami lihat bahwa panel surya sudah tersusun bahkan dengan komponen – komponennya dan lampu sudah di turunkan juga dan hasilnya lampu menyala,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan besar bahwa kegiatan ini menjadi titik awal bagi Prodi MRPT dalam mengembangkan rancang bangun smart rumpon berbasis energi surya yang mandiri.

“Kedepannya ini akan menjadi prototipe yang akan diekspos, sehingga banyak orang yang akan tau juga dan kemudian tindak lanjut kami akan sosialisasi dengan masyarakat atau bahkan kami juga akan turun pengabdian kepada masyarakat dengan alat yang kami punya sehingga bermanfaat bagi masyarakat terutama nelayan,” tambahnya.

Smart rumpon berbasis energi surya ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif bagi nelayan dalam mendukung kegiatan penangkapan ikan yang lebih efisien dan ramah lingkungan, dengan memanfaatkan teknologi terbarukan.

Manajer PBL juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh mahasiswa yang telah terlibat sejak awal proses PBL.

“Mahasiswa sudah sangat baik dalam mengikuti semua proses pelaksanaan PBL ini, bersama dengan dosen -dosen pembimbing. Mereka paham akan semua alur, tahapan dari awal perencaan sampai bahkan terakhir uji coba dan turun lapangan langsung. Kami sudah sangat bangga karna ini bisa berjalan dengan sangat baik,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan teknologi perikanan tangkap di masa mendatang serta memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat nelayan.


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Lewat PBL, Mahasiswa TPI Polikant Rekayasa Habitat Rumpon dengan Teknologi Balok Pupuk

Mahasiswa TPI Polikant mengembangkan balok pupuk slow release untuk...

PBL Digital Marketing: Prodi AGP Angkat UMKM Perikanan Sid Sarmad ke Pasar Daring

Mahasiswa TPI Polikant mengembangkan balok pupuk slow release untuk...

Bupati Yohanis Manibuy: Reforma Agraria Harus Lindungi Hak Masyarakat Adat

Perlindungan hak masyarakat adat menjadi salah satu penekanan Bupati...

PKM Polikant Latih UMKM Ngurfruan Ngilngof Kembangkan Inovasi Drum Pengasapan Ikan

Dulu ikan asap hanya bertahan dua hingga tiga hari....