Ambon, suaradamai.com — Momen peringatan Hari Raya Paskah sekaligus Dies Natalis ke-64 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) dijadikan sebagai titik balik perubahan sikap dan peran seluruh anggotanya. Dari yang sebelumnya ragu menjadi penuh keyakinan, dari lemah menjadi kuat, serta dari bersikap pasif menjadi aktif berkarya dan melayani masyarakat.
“Paskah dan Dies Natalis ke-64 ini menjadi titik balik kita, dari keraguan menjadi keyakinan, dari kelemahan menjadi kekuatan, dari pasif menjadi aktif, karena Kristus telah bangkit bagi kita semua,” ujarnya dalam sambutan.
Ia menegaskan, perayaan ini tidak hanya sekadar seremonial atau rutinitas tahunan semata. Lebih dari itu, momen ini menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk senantiasa hadir melayani, memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama, serta berani menjadi suara kebenaran dan keadilan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Peran strategis organisasi ini juga dinilai sangat penting sebagai jembatan antara nilai-nilai iman dengan realitas kehidupan sehari-hari. Terlebih di tengah arus globalisasi saat ini yang seringkali membuat generasi muda mudah kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur bangsa maupun agama.
Mengutip Kitab Ulangan 28:13, ia memberikan motivasi semangat juang kepada seluruh kader. Menurutnya, tidak ada alasan untuk takut atau mundur dalam melangkah maju meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi.
“Jangan takut melangkah lebih jauh, jangan takut menghadapi proses, dan jangan mundur ketika kita mengalami kesulitan. Hadapilah semua tantangan bersama Tuhan Yesus, Sang Kepala Gerakan,” tandasnya.
Kegiatan peringatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD GAMKI Provinsi Maluku, seluruh jajaran dan kader GAMKI Kota Ambon, serta dihadiri pula oleh sejumlah tokoh dan senior organisasi yang turut memberikan dukungan dan arahan.









