Mahasiswa Polikant Bersama Masyarakat Transplantasi Terumbu Karang di Ngiarwarat

Tim PKM-PM Polikant pada April kemarin berhasil memenangkan hibah nasional PKM untuk kegiatan transplantasi di Ngiarwarat, Maluku Tenggara.


Langgur, suaradamai.com – Mahasiswa Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM), melakukan transplantasi terumbu karang, di Pantai Ngiarwarat, Kabupaten Maluku Tenggara.

Kegiatan pemulihan ekosistem laut bersama masyarakat Ohoi/Desa Ohoidertawun itu dilakukan selama dua hari, 20-21 Juli 2024.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Suaradamai.com, Tim PKM-PM yang berjumlah lima orang, pada April kemarin berhasil memenangkan hibah nasional PKM yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.

Dalam program PKM ini, Tim PKM-PM mengusulkan proposal yang berjudul Penerapan Iptek Spider Coral sebagai solusi perbaikan terumbu karang yang rusak di Kawasan Pesisir Pantai Wisata Ngiarwarat.

Pada saat pelaksanaan kegiatan, Tim PKM-PM bersama masyarakat juga dibantu oleh Polikant Diving Club (PDC) untuk aktivitas bawah laut.

Amina Renhoran, Ketua Tim PKM-PM, menjelaskan pemilihan lokasi transplantasi di Ngiarwarat merupakan kelanjutan dari praktek lapangan yang mereka lakukan beberapa waktu lalu. Ketika itu, mereka menemukan terumbu karang di beberapa titik mengalami kerusakan.

“Jadi pada saat pengumuman pengusulan program PKM oleh Kemendikbudristek, Tim PKM-PM berkoordinasi dengan dosen pendamping untuk mengajukan proposal tentang transplantasi terumbu karang dengan metode spider coral,” tutur Amina. 

Amina menambahkan, alasan pelibatan masyarakat dalam kegiatan ini merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan. Ia harap, masyarakat juga ikut mengawasi dan menjaga kawasan tersebut.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Direktur Polikant Jusron A. Rahajaan, yang juga merupakan Ketua Polikant Diving Club (PDC), yang telah memfasilitasi alat selam dan menugaskan timnya untuk menemani saat proses transplantasi terumbu karang.

Sementara itu, Syahibul Kahfi Hamid selaku dosen pendamping, menjelaskan lebih lanjut soal tujuan kegiatan tersebut. Menurut dia, transplantasi terumbu karang bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal biota laut, yang pada akhirnya mendukung ekosistem laut.

“Terumbu karang merupakan tempat tinggal dan berkembang biak bagi ikan-ikan karang, juga berfungsi sebagai perlindungan terhadap pesisir pantai dari abrasi,” jelas Zhaky, sapaan akrab Shayibul Kahfi Hamid.

Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Polikant itu menjelaskan, kegiatan PKM ini sangat baik bagi mahasiswa. Sebab, lewat kegiatan ini, mahasiswa dapat berlatih bekerja sama dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dengan menggunakan kemampuan yang didapat dari kampus.

“Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan PKM Tingkat Nasional ini sangat mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, yakni mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus serta berprestasi dalam kompetisi atau lomba di tingkat nasional,” tutup Zhaky menambahkan manfaat program tersebut bagi kampus.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...