PMKRI Ambon Ajak Masyarakat Maluku agar Tidak Mudah Terprovokasi

“Peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini merupakan murni tindak kriminal dan sengketa tanah yang kebetulan melibatkan dua kelompok masyarakat dan bukan dilatarbelakangi oleh unsur yang lain, apalagi SARA,” tegas Rettob.


Ambon,  suaradamai.com – Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ambon Christian A. D. Rettob, mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku agar sama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan tidak mudah terprovokasi dengan konflik yang terjadi saat ini.

PMKRI Cabang Ambon, kata Rettob, merasa perlu menyikapi kondisi yang terjadi sebab psikologi publik akhir-akhir ini yang cukup tendensif setelah pesatnya penyebaran konten video maupun foto yang berbau SARA.

Sehubungan dengan hal itu, menurut Rettob, fenomena ini dapat memicu resistensi publik yang berkepanjangan akibat isu ataupun pemberitaan yang dikembangkan melalui sosial media tidak terkendali.

Terkait dengan konflik horizontal yang terjadi di Sorong-Papua yang melibatakan dua kelompok etnis dari Maluku, kemudian sengketa tanah yang terjadi di Pulau Haruku, Rettob menegaskan agar “jangan coba-coba ada pihak yang memanfaatkan situasi ini.”

“Peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini merupakan murni tindak kriminal dan sengketa tanah yang kebetulan melibatkan dua kelompok masyarakat dan bukan dilatarbelakangi oleh unsur yang lain, apalagi SARA,” tegas Rettob.

Oleh sebab itu kendati peristiwa akhir-akhir ini memakan korban dan menuai kerugian yang begitu besar, tak banyak yang bisa dilakukan selain memberi seruan moral dan mengkampanyekan idiom-idiom harmonis khas Maluku bagi seluruh masyarakat Maluku dimanapun berada.

“Dengan cara  itulah katong dapat memberi pengaruh positif bagi basudara laeng, sehingga tidak lagi menimbulkan konflik horizontal yang melibatkan masyarakat Maluku secara kompherensif. Besar harapan “semoga katong tetap Jaga Maluku sebagai wujud dari Laboratorium Perdamaian Dunia”.

PMKRI Cabang Ambon juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak lagi menyebarakan isu, konten-konten yang berbau SARA. PMKRI mengajak keterlibatan semua pihak untuk mendukung dan menghormati segala proses hukum yang sedang berjalan.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU