Polikant Jajaki Kerja Sama Pendampingan SMK PK di Tual, Malra, dan Tanimbar

Polikant telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 10 SMK, terdiri dari tujuh sekolah di Kabupaten Maluku Tenggara, dua di Kota Tual, dan satu di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual sementara menjajaki kerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kerja sama pendampingan ini merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang telah diluncurkan sejak tahun lalu.

Program tersebut bernama Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan atau disingkat SMK PK. Sebagai perguruan tinggi vokasi, Polikant berperan sebagai pendamping bagi SMK.

Program SMK Pusat Keunggulan bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja.

Adapun program SMK PK tahun 2022 ini fokus pada sembilan bidang, yakni teknologi manufaktur dan rekayasa, agribisnis dan agroteknologi, pariwisata, energi dan pertambangan, kemaritiman, teknologi konstruksi dan properti, ekonomi kreatif, teknologi informasi, kesehatan dan pekerja sosial.

Pembantu Direktur IV Bidang Kerja Sama Politeknik Perikanan Negeri Tual Ismail Marasabessy mengatakan, pihaknya telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS)  dengan 10 SMK, terdiri dari tujuh sekolah di Kabupaten Maluku Tenggara, dua di Kota Tual, dan satu di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Lebih banyak bergerak pada bidang perikanan, atau ada unsur perikanan,” kata Ismail kepada Suaradamai.com di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Melalui kerja sama itu, Ismail menjelaskan, Politeknik Perikanan Negeri Tual dan SMK-SMK tersebut diusulkan ke pemerintah pusat untuk menjadi pendamping bagi 10 SMK tersebut.

Ismail menambahkan, dalam program SMK PK, Politeknik Perikanan Negeri Tual berperan dalam pengembangan Kepala Sekolah, Guru, dan peningkatan kompetensi siswa.

Politeknik, kata Ismail, menargetkan kerja sama dengan tiga perguruan tinggi, satu di Malra, satu di Tual, dan satu di Tanimbar. Dengan maksud agar bisa lebih fokus.

“Tapi ini dikembalkan kepada kementerian. Kami tunggu. Kami harap bisa lolos, sehingga sinergitas Polikant dengan industri dan Polikant dengan SMK bisa berjalan lebih baik lagi dalam program SMK PK ini,” kata Ismail.

Dia menambahkan, jika dinyatakan lolos. Polikant akan duduk bersama dengan pihak SMK dan industri untuk menyusun program secara bersama.

“Sudah ada ancang-ancang apa yang akan kami buat. Selama ini yang telah dilakukan antara Polikant dengan SMK-SMK, kami sudah tahu, titik-titik mana yang harus dibina, diusulkan kegiatannya. Sehingga target capaian yang diharapkan bisa tercapai,” ungkap Ismail.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU